Date Selasa, 29 July 2014 | 23:47 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

3 Sungai Meluap, Puluhan Ha Sawah Puso

Banjir, 300 KK Terisolasi

Jumat, 05-04-2013 | 14:18 WIB | 449 klik
Banjir, 300 KK Terisolasi

Banjir di Kenagarian Ujunggading, Pasaman Barat

Pasbar, Padek—Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir, membuat tiga sungai di Kecamatan Lembahmelintang, Kabupaten Pasaman Barat meluap, kemarin (4/4). Akibatnya, ratusan rumah di Jorong Kotosawah, Kenagarian Ujunggading terendam.

Puluhan hektare sawah terancam puso (gagal panen) karena terendam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pantauan Padang Ekspres kemarin, permukiman penduduk di Jorong Kotosawah terendam sekitar pukul 02.00 dini hari setelah diguyur hujan sejak sore Rabu (3/4).

Tiga sungai yang meluap itu Batang Bayang, Batang Sikabau dan Batang Lapung. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing karena gelap gulita.

Air sempat setinggi pinggang orang dewasa. Lahan persawahan dan perkebunan rusak, ternak hanyut diseret air. Ada padi yang baru dipanen hanyut dibawa banjir.

“Panen kali ini cukup bagus. Tapi, semua hasil panen habis disapu banjir,” kata Muhammad Yamin, 35, dan Abdul.

Rata-rata sawah warga habis panen. Akibat kejadian ini, mereka terpaksa gagal panen. Banjir juga membuat ratusan warga terisolasi. Terutama dari Sikabau menuju Ujunggading, jalan di Kotosawah tidak bisa dilewati.

Daerah paling parah dihantam banjir adalah Sukaramai, Banjarbahal, Basungberantai dan Kampung Kopi. “Akibat banjir ini, gorong-gorong jalan rusak, murid SD terpaksa diliburkan, gedung sekolah tergenangi,” kata Abdul.

Camat Lembahmelintang, Afwan ketika dihubungi Padang Ekspres mengatakan, ada sekitar 300 KK dari simpang Sayur hingga Kotosawah yang terisolasi.

Sawah warga yang mulai menguning, sebagian besar puso direndam banjir. Begitu juga perkebunan palawija, banyak yang rusak.

Anehnya, Kepala Dinas Sosnakertrans Pemkab Pasbar, Aliman Afni mengaku belum mendapat informasi seputar banjir itu. “Belum ada laporan yang masuk ada banjir di Kotosawah. Tapi kalau ada, pasti ada laporannya,” kata Aliman Afni. (roy)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA