Date Sabtu, 26 July 2014 | 16:08 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Kantor Pol PP Padang Diserang Preman

Senin, 01-04-2013 | 11:41 WIB | 1646 klik
Kantor Pol PP Padang Diserang Preman

Kronologi Kejadian

Padang, Padek—Wibawa negara benar-benar terpuruk. Institusi pemerintah secara beruntun diserang segerombolan preman di sejumlah daerah di Indonesia. Hukum rimba itu juga terjadi di Padang. Kantor Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Padang diserbu puluhan preman bersenjata tajam Minggu (31/3) dini hari.

Mujur, empat personel Pol PP yang sedang piket, lolos dari tebasan senjata tajam para preman itu. Sedangkan tiga wanita penghibur yang baru saja terjaring dalam razia Pol PP, dibawa kabur puluhan preman tersebut.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, kejadian tersebut bermula ketika puluhan personel Pol PP razia di kawasan Atom Center, Pasar Raya Padang. Razia yang dipimpin Kanit Provost Alwi itu, mengamankan tiga wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial di lokasi tersebut. Saat itu, sempat terjadi cekcok antara petugas dengan preman setempat meski tidak berujung bentrokan.

Ketiga wanita itu langsung digelandang petugas ke Kantor Pol PP yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi razia. Ketiga wanita itu dijaga empat petugas, sedangkan yang lain kembali melanjutkan razia ke kawasan Jati dan Muaro Batang Arau.

Tanpa diduga, sekitar pukul 01.15, puluhan preman bersenjata tajam menyerang markas Pol PP. Para preman ini merusak pintu ruangan Kanit Provost Satpol PP, tempat wanita malam itu diamankan. Alhasil, ketiga wanita itu berhasil dibawa kabur.

Puluhan personel yang baru kembali dari razia, sontak keget melihat tahanan dan ruangan kantor Pol PP dikupak.

Asman, personel piket mengatakan, saat menjaga tiga wanita malam itu, tiba-tiba datang sekitar 20 orang preman membawa balok kayu dan parang. Mereka menerobos masuk dan mengupak ruangan Kanit Provost. Asman sendiri lolos dari maut setelah dikejar preman dengan parang saat melarang para bandit itu membawa ketiga wanita. “Saya dikejar, jumlah mereka banyak,” ujarnya.

Kepala Kantor Pol PP Padang, Nasrul Sugana menegaskan mengusut tuntas kasus penyerangan oleh preman ini. “Ini pengrusakan terhadap kantor pemerintah dan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kabag Ops Polresta Padang, Kompol M Yudie Stulistyo ketika dikonfirmasi, malah meminta Pol PP berkoordinasi dengan kepolisian setiap razia, agar kejadian yang mengarah ke ranah hukum bisa diminimalisir.

Dalam razia Minggu dini hari itu, terjaring tujuh wanita malam. Tiga di antaranya dibawa kabur preman, sedangkan empat orang lagi dilepaskan petugas setelah didata. (w/cr2/kid)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA