Date Sabtu, 2 August 2014 | 13:30 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Tahun Ini, PSB Online Sistem Rayon

Kamis, 14-03-2013 | 12:38 WIB | 373 klik

Aziz Chan, Padek—Sekolah eks Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) saat penerimaan siswa tahun ajaran baru tidak diperlakukan istimewa. Sebab, Dinas Pendidikan Padang akan menerapkan penerimaan siswa baru (PSB) online pada eks RSBI sama dengan sekolah umum lainnya.

“Dengan adanya keputusan Mahkamah Agung tentang pencabutan status RSBI, membuat keistimewaan sekolah yang berlabel RSBI hilang, termasuk juga sistem penerimaan siswa nantinya,” kata Kepala Dinas Pendidkan Padang, Indang Dewata, kepada Padang Ekspres, kemarin.

Biasanya, penerimaan siswa RSBI di Padang tidak sepenuhnya menggunakan sistem PSB online. Siswa yang akan masuk RSBI harus mengikuti sejumlah rangkaian tes, seperti akademik, psikotes, dan wawancara.

“Sistem PSB online kali ini juga berbeda dengan sebelumnya. Tahun ini sistem yang digunakan mempertimbangkan lokasi sekolah siswa sebelumnya. Dengan begitu, lokasi sekolah asal akan menentukan lulusan melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Indang mencontohkan, siswa SMP di kawasan Padang Barat, maka rayon SMA-nya masih satu kecamatan. Konsep rayon ini juga memberikan penilaian tersendiri pada PSB nanti.

“Jika sebelumnya, PSB dilakukan murni dengan tinggi rendahnya nilai. Saat ini rayon juga menjadi penilaian. Sistem ini telah dimasukkan ke aplikasi komputer sehingga secara otomotis akan memberikan penilaian,” ujarnya.

Memadukan konsep rayon ini diharapkan bisa mengatasi sejumlah persoalan seperti tawuran. Saat ini banyak siswa tinggal di Lubukbuaya, bersekolah di Lubukbegalung dan sebaliknya. Akibatnya, pengawasan orangtua dan masyarakat menjadi lemah.

Tidak itu saja, kata Indang, biaya yang dikeluarkan orangtua juga bisa ditekan. “Kalau berada di satu kecamatan atau dekat rumah, biaya siswa untuk ongkos bisa dikurangi,” ujarnya.

Indang menyadari para orangtua mengharapkan anaknya bersekolah di tempat favorit meski jauh dari rumah. Untuk itu, Disdik juga memiliki program pemerataan pendidikan mempertegas Permendiknas No 22/2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Dengan begitu, sekolah swasta dan negeri tidak ada perbedaan lagi. Mutu pendidikan di sekolah di Padang ini akan sama. Orangtua tidak perlu menyekolahkan anaknya jauh dari tempat tinggal,” ujarnya. (ek)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA