Date Rabu, 23 July 2014 | 00:39 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Politik

6 Pasang Cawako Sawahlunto Mengapung

Kamis, 24-01-2013 | 12:54 WIB | 960 klik

Sawahlunto, Padek—Jelang pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto pada KPU dibuka 3-9 Februari 2013, beberapa pasang Bakal Calon (Balon) sudah mulai bermunculan, mulai dari pasangan independen hingga pasangan yang diusung partai dengan kursi penuh dan partai yang berkoalisi serta koalisi partai dengan jumlah suara sah hasil Pemilu legislatif 2008 lalu.

Pantauan Padang Ekspres, terdapat beberapa bayangan pasangan calon dan pasangan yang sudah ditetapkan untuk maju, diantaranya, pasangan pertama Irwan Husein-Dasrial Ery yang diusung koalisi partai jumlah suara sah hasil Pemilu legislatif 2008 dengan partai koalisi, PDI Perjuangan – Hanura–Gerindra.

Dasrial Ery merupakan anggota DPRD Kota Sawahlunto periode 2009-2014, sedangkan partai yang mendukung lainnya berasal 1 kursi dari Partai Gerindra yang juga diduduki Defrizal Con ST dan sisa suara yang didapat dari partai Hanura, sedangkan untuk Irwan Husein sendiri merupakan perantau sukses yang juga merupakan putra asli Silungkang.

Pasangan kedua Erizal Ridwan–Emeldi (E2) yang direncanakan akan di usung Partai Golkar dengan PPP, pasangan E2 sudah masuk dalam penjaringan Partai Golkar, jika tidak berhasil maju dengan Partai Golkar, pasangan ini tetap bisa maju dengan usungan PPP, sebab jumlah kursi PPP yang duduk di DPRD Sumbar berjumlah 15 persen atau 3 kursi yang duduk.

Namun, jika lolos dalam penjaringan Partai Golkar pasangan E2 akan masuk dalam bursa calon Pilkada 2013-2018 dengan jumlah koalisi partai dengan kursi pendukung 35 persen, sebab Golkar juga memiliki 4 kursi yang duduk di DPRD Kota Sawahlunto.

Pasangan E2 termasuk pasangan yang ditakuti dalam persaingan menuju kursi No. 1, pasalnya Erizal Ridwan merupakan incumbent yang kembali mencalonkan, sebelumnya Erizal Ridwan menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Sawahlunto periode 2004-2009 dan Wakil Wali Kota 2008-2013.

Pasangan Ali Yusuf-Ismed (Alis) yang saat ini juga telah mendaftarkan diri dalam Penjaringan Partai Golkar Sawahlunto, saat ini pasangan Alis telah memiliki 2 kursi di DRPD Kota Sawahlunto, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dengan bantuan satu kursi untuk partai yang berkoalisi seperti Partai Demokrat yang memiliki 2 kursi, pasangan ini bisa maju dengan jumlah usungan 20 % partai pendukung.

Ali Yusuf merupakan ketua Harian dari Partai Golkar yang saat ini menduduki kursi ketua DPRD Kota Sawahlunto periode 2009-2014, dan Ismed merupakan Ketua DPD PKPI Kota Sawahlunto yang saat ini juga duduk sebagai wakil ketua DPRD Kota Sawahlunto yang sebelumnya memperoleh suara melebihi kuota untuk duduk sebagai anggota DPRD atau lebih dari 2000 suara pada Pemilu 2009 lalu

.

Pasangan ke empat, Fauzi Hasan-Deri Asta (Fader), pasangan ini akan diusung dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrasi Perjuangan (PDP), koalisi dua partai tersebut memiliki 15 persen suara yang duduk di DPRD Kota Sawahlunto.

Fauzi Hasan juga disebut sebagai calon wali kota yang kuat dalam persaingan Pilkada periode ini, sebab sebelumnya Fauzi Hasan merupakan calon wali kota yang hampir mengalahkan pasangan Amran Nur – Erizal Ridwan (Amer) pada Pilkada 2008 yang hanya memiliki selisih suara lebih kurang 3.000 suara, Fauzi Hasan sendiri juga pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Sawahlunto periode 2003-2008 mendampingi Wali Kota Amran Nur yang terpilih dalam pemilihan yang dilakukan Legislatif pada tahun 2003.

Pasangan Fauzi Hasan, Deri Asta merupakan putra asli Talawi yang juga pengusaha sukses dan sekaligus menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kota Sawahlunto yang juga duduk sebagai anggota DPRD Kota Sawahlunto 2009-2014, Deri Asta termasuk Calon Wakil Wali Kota Sawahlunto termuda saat ini.

Pasangan kelima yakni Medrial Alamsyah-Darmuiz (MAD) yang hingga saat ini diisukan masih mencari partai yang akan mengusungnya, pasangan MAD merupakan pasangan antara perantau dengan Pejabat Sawahlunto, Darmuiz saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Kota Sawahlunto.

Pasangan keenam merupakan pasangan yang ikut pencalonan dari independen yakni Taufik Syamsir–Nusirwan, saat ini berkas Taufik dan Nusirwan sudah masuk ke KPU Sawahlunto dan saat ini dalam proses verifikasi faktual yang dilakukan KPU pada KTP yang diajukan pasangan tersebut.

Taufik Syamsir berasal dari perantau sukses dan putra asli Sawahlunto yang ingin mengabdikan dirinya pada kampung halaman, sedangkan Nusirwan merupakan Kepala Desa Balai Batu Sandaran (BBS) yang berhasil menggalakkan program minyak sirih di BBS dan diakui berhasil meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

Sementara itu, di balik koalisi yang terjadi saat ini, masih ada partai-partai yang berhasil duduk di DPRD Kota Sawahlunto yang belum menentukan sikap politik, tidak tertutup kemungkinan seperti partai, Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk berkoalisi dan mengusung calon baru seperti H Afdal ketua PKS Kota Sawahlunto, dan Yuswir BE dari PKPB.

Di sisi lain, Ketua KPU Kota Sawahlunto, Mardatillah, mengatakan, pendaftaran bagi calon partai politik dan gabungan partai politik yang akan bertarung pada 16 Mei 2013 akan dibuka KPU pada 3-9 Februari 2013 mendatang, “Pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota Akan dibuka 3 februari ini dan ditutup 9 februari 2013,” terangnya.(mg18)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA