Date Kamis, 31 July 2014 | 10:20 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Jalan Buruk, Sarana Pendidikan Minim

Jorong Tigojangko Memprihatinkan

Rabu, 23-01-2013 | 13:11 WIB | 229 klik

Solok, Padek—Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Solok, Patris Chan mengatakan, Jorong Tigojangko, Kecamatan Tigolurah, Kabupaten Solok butuh perhatian serius dari pemerintah. Selain pembangunan jalan ke pusat pemerintahan nagari di Simiso, Kecamatan Tigolurah, Tigojangko yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sijunjung ini, juga membutuhkan sarana pendidikan yang memadai.

Hal itu diungkapkannya setelah menyambangi jorong itu bersama jajaran Polres Solok Arosuka untuk mendengar aspirasi warga beberapa waktu lalu.

“Sebenarnya kita hendak melihat praktik illegal logging dan batas wilayah dengan Sijunjung. Tapi, di lapangan kita menemui permasalahan yang cukup kompleks, termasuk realisasi pembangunan yang tidak merata,” tukas Patris Chan.

Hutan Tigojangko kian gundul. Di berbagai lokasi ditemukan bekas penebangan liar. Akses jalan juga buruk, tidak bisa dilewati kendaraan. Untuk menembus lokasi, harus memutar dari Nagari Kampuangdalam, Kecamatan Lubuak Tarok, Kabupaten Sijunjung, setelah sebelumnya harus melewati jalan tanah selama 4 jam dengan mobil double gardan.

“Kondisi Tigojangko diperburuk minimnya fasilitas pendidikan dan kesehatan. Gedung SDN 12 Simiso rusak berat. Guru dan kepala sekolah juga jarang datang,” kritiknya.

Jumlah murid SDN 12 hanya 30 orang, dengan jumlah guru dan kepala sekolah 6 orang. Meski demikian, semangat belajar anak-anak tetap tinggi.

Patris Chan menjadwalkan rencana mengundang kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok untuk membahas kondisi Jorong Tigojangko yang terabaikan. (t)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA