Date Kamis, 31 July 2014 | 06:16 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Masyarakat Kecam Foto Kecelakaan Beredar

Rabu, 16-01-2013 | 12:32 WIB | 1577 klik

Padang, Padek—Beredarnya foto-foto korban kecelakaan maut di KM 25 ruas jalan Padang-Bukittinggi, tempatnya di Jalan Pasarusang, Kecamatan Batanganai, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (15/1) sekitar pukul 07.15, di jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter mendapat sorotan sejumlah kalangan. Bila pihak keluarga korban keberatan, mereka bisa melaporkan pihak-pihak sengaja menyebarluaskan foto-foto tersebut.

Winda Herlin Pratama, 23, misalnya lulusan UNP ini mengecam dan sangat menyayangkan tindakan orang yang menyebarkan foto-foto kecelakaan. ”Seharusnya foto kecelakaan ini tidak disebarkan. Saya saja yang melihatnya merasa sangat miris. Kini foto tersebut telah saya hapus, karena tidak sanggup melihatnya,” ujar wanita berjilbab berdomisili di Maninjau tersebut.

Monica Ramadhan, 22, juga berpendapat sama. Dia mengaku sangat geram, karena pengirim foto tersebut tidak memiliki rasa kemanusiaan. ”Bagaimana kalau yang menjadi korban tersebut adalah keluarga mereka masing-masing, apakah mereka tega,” katanya.

Pengamat Informartika dari Unand Dr Yuliandre Darwis juga menyayangkan sikap orang-orang yang telah menyebarluaskan foto-foto korban kecelakaan tersebut. ”Seharusnya, foto-foto tersebut tidak harus disebarluaskan. Foto-foto tersebut tidak layak ditampilkan di muka umum karena tidak etis. Selain itu, foto tersebut bisa menimbulkan ketakutan di lingkungan masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, pengamat hukum dari Universitas Eka Sakti Padang, Adhi Wibowo mengatakan, pihak keluarga yang merasa tidak senang foto keluarganya disebarluaskan ke jejaring sosial,dapat melaporkan pelakunya ke polisi. ”Penyebar foto dapat dijerat dengan Pasal 335 ayat 1 dan ayat 2 tentang perbuatan tidak menyenangkan,” katanya. (w/mg18)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA