Date Jumat, 11 July 2014 | 07:28 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Olah Raga

Akibat Deadlock pada Musprov 2012

IMI Sumbar Dibekukan

Senin, 31-12-2012 | 12:13 WIB | 478 klik
IMI Sumbar Dibekukan

Musprov IMI

Padang, Padek—Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Sumbar dibekukan Pengurus Pusat (PP) IMI. Pasalnya, klub-klub motor yang bernaung di bawah IMI Sumbar, gagal melakukan pemilihan ketua umum baru periode 2012-2016.

Pemilihan ketua umum IMI Sumbar yang baru tersebut, sebenarnya dilangsungkan Sabtu (29/12) di hotel Pangeran Beach, Padang. Di mana, pemilihan ketua umum merupakan rangkaian kegiatan dari musyawarah provinsi IMI Sumbar. Pemilihan sendiri dilakukan setelah laporan pengurus periode 2008-2012 yang dibacakan Ketua Umum IMI Sumbar periode tersebut, Is Prima Nanda.

Dua calon pun telah bersiap-siap untuk bersaing mendapatkan suara terbanyak pada pemilihan ketua umum IMI Sumbar tersebut. Mereka adalah Zainal Kasim dan Irwan Afriadi alias Irwan Sangir. Tapi, sebelum pemilihan dilangsungkan, peserta Musprov IMI Sumbar yang berdasarkan absensi berjumlah 53 orang dari 53 klub motor se-Sumbar, gagal menemukan kata sepakat, berapa jumlah klub yang memiliki hak suara pada pemilihan tersebut.

Satu kelompok peserta bersikeras klub yang sah memiliki hak suara, hanya sebanyak 31 klub. Ini berdasarkan keputusan rapat pleno IMI Sumbar 13 Desember 2012. Kelompok lainnya, klub yang memiliki hak suara jumlahnya sebanyak 42 klub. Jumlah terakhir merupakan keputusan dari PP IMI yang memutuskan jumlah tersebut pada pukul sembilan pagi, hari musprov berlangsung.

Nah, kedua kubu sempat berdebat, mana jumlah yang paling benar dan berhak memilih. Tapi, lebih dari tiga jam perdebatan berlangsung, kedua kubu tidak menemui kata sepakat. Akhirnya, pimpin sidang pada Musprov tersebut, mengundurkan diri dan deadlock pun terjadi pada Musprov IMI Sumbar 2012.

Dengan kejadian tersebut, Ketua Bidang Organisasi PP IMI Billy Marbun yang mendapat mandat menjadi perwakilan PP IMI pada musprov tersebut menyatakan, Pengprov IMI Sumbar dibekukan. “Karena saya mendapat mandate dari PP IMI untuk menghadiri dan memantau jalannya musprov, berdasarkan kewenangan yang saya miliki dan berdasarkan AD/ART PP IMI, Pengprov IMI Sumbar dibekukan,” ucapnya.

Pembekuan ini sejatinya, hanya lewat lisan Billy Marbun. Tapi, katanya, sesegera mungkin akan diberikan surat secara remis. “Saat ini sedang libur akhir tahun. Kantor PP IMI baru akan bukan 2 Januari mendatang. Ya, sesegeranya aka nada surat untuk pembekuan ini,” sebut Billy.

Namun, sambungnya, apa yang terjadi pada Musprov IMI Sumbar ini akan dilaporkannya pada rapat pleno PP IMI. Kemungkinan rapat pleno itu akan dilakukan hari Jumar, pada minggu pertama bulan Januari mendatang. “Tapi jadwalnya masih belum pastik. Karena tergantung pula pada ketua umum PP IMI,” katanya.

Menanggapi kondisi yang terjadi pada Musprov IMI Sumbar 2012, Irwan Sangir sangat menyayangkannya. Menurt dia, ini membuktikan sejauh mana kecintaan orang-orang dari klub yang bernaun pada IMI, mencintai IMI. “Ini kondisi yang tidak baik. Kalau memang cinta dengan IMI, seperti yang disebut-sebutkan dalam perdebatan tadi, seharusnya tidak terjadi deadlock,” tuturnya. Sementara itu, Zainal Kasim tidak mau memberi komentar terhadap situasi dan kondisi yang terjadi pada musprov tersebut. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA