Date Kamis, 24 July 2014 | 07:27 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Sawahlunto tak Ada Penambahan dari K1

557 Honorer Diangkat jadi PNS

Sabtu, 22-12-2012 | 11:17 WIB | 1259 klik

Padangpanjang, Padek—Sebanyak 557 tenaga honorer kategori I (K1) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang, tuntas diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga akhir Desember 2012 ini.

Kabid Mutasi dan Pengembangan pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padangpanjang, Hendri Fauzan mengungkapkan pengangkatan honorer K1 telah dilakukan sejak 2006 silam. Pengangkatan terakhir dilakukan pada dua tenaga honorer yang tercecer dalam pengajuan sebelumnya.

“Yakni Yasrizal dan Rayu Virgo yang seharusnya diangkat tahun lalu, kita sebut tercecer terkait kelengkapan persyaratan yang tidak terpenuhi pada waktu itu. Saat ini, keduanya tengah melengkapi berkas untuk pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang harus masuk ke Menpan dalam tiga hari ini,” ungkap Fauzan di ruangannya kemarin.

Honorer yang termasuk dalam K1 merupakan yang diangkat melalui SK kepala daerah selambat-lambatnya 1 Januari 2005. Mereka disebut Fauzan merupakan honorer yang digaji atau diupah menggunakan APBD atau APBN.

“Bagi sekitar 30 tenaga honorer SK Wako yang melewati batas pengangkatan 1 Januari 2005, tidak masuk dalam daftar untuk diangkat,” jelasnya.

Sementara 47 honorer termasuk dalam K2 yang diangkat dengan SK instansi atau SKPD terkait, harus melalui tahapan seleksi. Seleksi untuk pengangkatan tersebut, dijelaskan Fauzan tahapan dimulai pada 2013 hingga 2014 mendatang.

“Setelah melalui tahapan seleksi 2013-2014 mendatang, yang lulus akan diangkat. Tes terdiri dari dua tahap, yaitu tes kompetensi dasar dan tes kompetensi bidang. Kelulusan tes kompetensi dasar berdasarkan nilai batas kelulusan atau passing grade,” terangnya.

Proyeksi penerimaan PNS dari formasi umum 2013 kemungkinan besar tidak ada. Hal ini berkaitan dengan Sumbar termasuk dalam 10 provinsi yang tidak diterima pengajuan oleh Menpan karena salah satu syarat belanja pegawai tidak lebih dari 50 persen tidak tercapai.

Terkait kompetensi pegawai kebutuhan instansi terkait dapat melalui solusi izin belajar atau tugas belajar.

Sementara dari Pariaman dilaporkan sebanyak 21 orang tenaga honorer K1 yang dinyatakan lulus sebagai CPNS, akan segera dikirim seluruh persyaratannya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pariaman. Meski demikian BKD Pariaman menyatakan kecewa karena dari 69 data tenaga honorer yang memenuhi persyaratan dan sudah dilengkapi bahannya, hanya 21 orang saja yang diterima. BKD menyatakan akan segera mengirim surat kepada Kemenpan RI untuk meminta penjelasan tersebut.

“Kami sedang mempersiapkan bahan dan persyaratan 21 orang tenaga honorer kategori 1 yang dinyatakan lulus oleh Kemenpan RI. Sebab surat tersebut paling lambat per 31 Desember 2012 sudah harus ada di Kantor Kemenpan RI,” ujar Kepala BKD Kota Pariaman Khaidir kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin.

Lebih lanjut Khaidri menjelaskan sebanyak 21 orang tenaga honorer yang lulus sebagai CPNS tersebut, Sembilan orang merupakan honorer dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pariaman dan 12 orang lainnya adalah tenaga honorer dari Dinas Koperindag Kota Pariaman. Nama-nama tenaga honorer yang lulus tersebut bisa dilihat di BKD Kota Pariaman. Khaidir juga mengimbau honorer K1 tersebut juga segera melengkapi berkas-berkas yang diperlukan.

Sementara itu ketika ditanya apakah tahun mendatang BKD Pariaman mengajukan formasi penerimaan PNS, Khaidir menjawab sudah mengajukan formasi lebih dari 200 orang. Formasi tersebut lebih kepada tenaga teknis seperti staf kelurahan, Anggota Satpol PP, Tenaga Pemadam Kebakaran. Karena tenaga teknis, maka minimal pendidikan yang sesuai adalah Diploma 3 (D3).

“Kami memang berharap tahun 2013 mendatang ada penerimaan pegawai di Pemko Pariaman. Untuk bisa mendapatkan formasi tersebut, tentunya harus mengirimkan analisis jabatan dari masing-masing SKPD. Untuk saat ini sudah 80 persen dari SKPD yang ada yang mengirimkan anjab tersebut,” ujarnya.

Dari Kota Sawahlunto dilaporkan ternyata tak seorangpun tenaga honorer K1 yang berasal dari Sawahlunto.

“Pegawai honorer kriteria K1 tidak ada di Sawahlunto, jadi pada tahun ini tidak ada penambahan CPNS dari tenaga honorer. Kemungkinan penambahan CPNS dari tenaga honorer pada tahun 2013,” ujar Kepala kantor Kepegawaian daerah (KKD) Sawahlunto Jusmanidar pada koran ini, kemarin.

Dikatakannya, tenaga honorer yang ada di Sawahlunto saat ini 143 orang dan sudah dimasukkan pada database dan sudah dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).(wrd/nia/hry)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA