Date Jumat, 1 August 2014 | 00:35 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Pemerintahan

Samsat Payakumbuh Wakili Sumbar

Perpanjangan STNK hanya 15 Menit

Sabtu, 08-12-2012 | 12:17 WIB | 655 klik

Payakumbuh, Padek—Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Payakumbuh, semakin berkonsentrasi mewujudkan pelayanan prima demi kepuasaan masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam UU 25/2009 tentang Pelayanan Publik dan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63/KEP/M.PAN/7-2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

”Kami serius mewujudkan pelayanan prima demi kepuasaan masyarakat. Bahkan, hal itu sudah kami tuangkan dalam sebuah sebuah visi yang jelas dan terukur. Bagi kami, kepuasaan masyarakat adalah citra pelayanan kami,” ujar Kepala Kantor Bersama Samsat Payakumbuh Hendi Yulfian, selepas menyambut kedatang tim penilai lomba Citra Pelayanan Bakti Prima dari Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Jumat (7/12) siang.

Tim penilai lomba CBAN dari Kemenpan, BPKP dan YLKI yang datang ke Payakumbuh, dipimpin oleh M Sitorus. Sebelum turun ke lapangan, tim diterima Asisten I Setdako Payakumbuh Yoherman dan Kepala Biro Organisasi Setdako Provinsi Sumbar On Krisno di aula Balaikota Payakumbuh. Yoherman mewakili wali kota menyampaikan, keberadaan Samsat di Payakumbuh, bukan sekadar memenuhi tuntutan penerimaan PKB dan BNPKB, tapi lebih mampu memberikan kepuasaan kepada publik yang berurusan.

Hendi Yulfian tentu bukan sekadar bicara. Kantor Bersama Samsat Payakumbuh yang menyediakan pelayanan masyarakat dalam pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas (SWDKLL J), memang telah memberi pelayanan yang cepat, tepat dan akurat, dan berpedoman kepada aturna yang berlakus, sejak tahun 2009 lalu.

Waktu itu, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD), telah menerbitkan semacam buku standar pelayanan minimal bagi wajib pajak kendaraan bermotor untuk 18 UPTD Pelayanan Pendapatan Provinsi di 18 kabupaten/kota. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa, masyarakat yang akan melaksanakan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor, harus terlebih dahulu mengisi formulir.

Oleh Kantor Bersama Samsat Payakumbuh, standar pelayanan minimal tersebut dipersingkat. Masyarakat atau wajib pajak, tidak perlu mengisi formulir. Tapi cukup menyerahkan persyaratan yang disyaratkan. Dengan demikian, waktu yang dibutuhkan untuk mengurus pajak lebih efisien. Pelayanan lebih jelas, mudah dan komunikatif. Petugas Kantor Bersama Samsat Payakumbuh juga lebih banyak mendengarkan keinginan masyarakat.

Tidak itu saja, tahun 2010, Kantor Bersama Samsat Payakumbuh membuat Sistem Informasi Manajemen Samsat Link atau Samsat Online. Dengan system ini, pelayanan terhadap masyarakat atau wajib pajak yang mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) lebih cepat. Masyarakat sudah bisa bisa mengakses sejauhmana perjalanan berkas yang mereka antar saat datang mengurus PKB atau BBNKB hanya dengan mengakses internet.

Dalam prosedur tetap e-Samsat, disiapkan dua loket sebagai tempat pendaftaran dan penetapan serta loket pembayaran dan penyerahan. Sedangkan dalam standar waktu pengesahan STNK setiap tahun, Kantor Bersama Samsat Payakumbuh menjamin, proses penyelesaian pengesahan STNK tiap tahun, hanya membutuhkan waktu 10 menit.

Sementara, untuk proses penyelesaian perpanjangan STNK 5 tahun hanya butuh waktu 15 menit. (frv)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA