Date Rabu, 23 July 2014 | 22:52 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Politik

Kandidat Cawako Padang Bermunculan

Jumat, 07-12-2012 | 13:28 WIB | 904 klik

MESKI belum jelas kapan pelaksanaan Pilkada Padang digelar, namun sudah puluhan bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota bermunculan. Baik yang diusung partai politik, maupun yang berniat maju dari jalur perorangan atau independen.

Tingginya animo masyarakat maju dalam bursa calon pemimpin ibu kota Sumbar ini, di satu sisi menyehatkan demokrasi karena tersedia banyak pilihan bagi masyarakat. Di sisi lain, dapat membingungkan masyarakat pemilih karena banyak calon karbitan yang muncul.

Partai Demokrat yang memiliki 17 kursi di DPRD, digadang-gadang sebagai satu-satunya partai yang bisa mengusul pasangan sendiri tanpa harus berkoalisi. Mereka mempunyai bakal calon seperti Yultekhnil, Ketua DPRD Sumbar dan Yogan Askan, pengusaha. “Agaknya, kedua kader ini lebih cocok maju untuk Pilkada Padang,” kata Mukhtar Ai, Penasihat Partai Demokrat Sumbar, kepada Padang Ekspres, kemarin.

Menurutnya, kader seperti Yultekhnil, juga sudah pernah berkiprah di DPRD Padang selama lima tahun sebelum masuk ke DPRD provinsi. “Ini sudah menjadi modal baginya untuk kembali menunjukkan kiprahnya untuk Kota Padang,” tambahnya.

Di bagian lain, kekuatan incumbent juga disebut-sebut mempunyai kans besar memenangi bursa wali kota Padang periode 2013-2018. Wakil Wali Kota Mahyeldi Ansharullah saat ini hampir dipastikan kembali diusung PKS. Bagi PKS, Mahyeldi dinilai sosok tepat untuk memimpin Padang ke depan.

“Mahyeldi juga dinilai punya pengalaman matang di berbagai organisasi di Sumbar dan Padang. Kita tetap konsisten pada pilihan kita. Siapa yang pantas memimpin Padang ke depan, itulah yang harus kita dukung,” kata Ketua DPC PKS Kota Padang, Muhidi.

Dari Partai Gerindra, Afrizal yang kini menjabat anggota DPD RI, disebut-sebut bakal maju sebagai bakal wali kota pada pesta demokrasi.

Selain telah lama berkecimpung di organisasi, Afrizal juga dikenal sebagai aktivis berpengaruh, terutama di kalangan masyarakat Pasar Raya. “Jika memang masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya, kenapa tidak. Justru di sinilah nantinya akan saya buktikan pengabdian saya untuk warga kota,” sebut Afrizal.

PAN Tunggu Rapat Pleno

Secara terpisah, DPD PAN Padang membuka kesempatan bagi siapa pun baik kader maupun dari luar PAN untuk menjadi calon wali kota. Meski hingga kini PAN Padang belum menetapkan siapa yang akan diusung, tapi sejumlah nama telah ada yang muncul, yaitu Muhammad Ichlas El Qudsi, anggota DPR dari Sumbar.

Ketua DPD PAN Padang, Fauzi Bahar ketika dikonfirmasi, mengatakan belum bisa memastikan calon dari PAN karena harus diputuskan melalui rapat pleno. “Nama-nama tersebut bisa ikut atau tidak, tergantung hasil rapat pleno. Untuk rapat pleno akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya.

Dari kalangan akademisi muncul nama seperti James Hellyward. Selain aktif di kampus, mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumbar ini juga telah banyak berkecimpung di organisasi kemasyarakatan dan olahraga.

Dari kalangan pengusaha ada nama Andre Rosiade yang juga Ketua Gerakan Ayo jadi Pengusaha BPD Hipmi Sumbar dan Alkudri, Ketua DPD REI Sumbar. Keduanya sudah mulai bergerak ke masyarakat untuk meraih simpati lewat berbagai kegiatan sosial. Bahkan, potret diri mereka sudah tersebar di berbagai sudut Kota Padang.

Setelah Demokrat memiliki 17 kursi di DPRD Padang, disusul PKS 6 kursi, PAN 5 kursi, Partai Golkar 5 kursi, Partai Hanura 4 kursi, PPP 3 kursi, Partai Gerindra 2 kursi, PBB 2 kursi dan PDI-P 1 kursi.

Meski begitu, siapa pun calon wali kota yang memimpin kota ini, terletak di tangan masyarakat Padang. Bermunculannya bakal calon wali kota Padang ini, menuntut masyarakat agar cerdas dalam menentukan pilihan. Rekam jejak (track record) para calon pemimpin sudah harus diteropong dari sekarang, agar tidak terpilih calon koruptor nantinya. (zul/ek)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA