Date Sabtu, 2 August 2014 | 11:30 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Ekonomi Bisnis

Ekonomi Biru Majukan Indonesia

Jumat, 07-12-2012 | 13:02 WIB | 471 klik

Jakarta, Padek—Indonesia dinilai akan menjadi negara yang semakin kuat jika bisa memanfaatkan kekayaan laut atau blue economy. Konsep Blue Economy dikembangkan untuk menjawab tantangan, sistem ekonomi dunia cenderung eksploitatif dan merusak lingkungan.

”Selain karena limbah, kerusakan alam disebabkan eksploitasi melebihi kapasitas atau daya dukung alam. Konsep Blue Economy dimaksudkan untuk menantang para enterpreneur, blue economy business model memberikan peluang untuk mengembangkan investasi dan bisnis yang lebih menguntungkan secara ekonomi dan lingkungan,” kata Ketua Jurusan Teknik Mesin Unand, Is Prima Nanda menjadi pembicara Seminar Nasional dengan tema “Peran dan Tanggung Jawab Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi Biru (blue economy)”, Rabu (5/11) di Bidakara Jakarta. Pembicara lainnya DR Wahyu (Kementerian Lingkungan Hidup), Deputi Menteri Riset dan Teknologi, Idwan Suhardi, akademisi UI Mochamad Indrawan,Wakil Rektor Universitas Binus, Boto Simatupang, pengamat pendidikan nasional Arief Rahman dan anggota DPR, Ratih Sanggarwati.

Is Prima Nanda mengatakan konsep ini menggunakan sumber daya alam lebih efisien dan tidak merusak lingkungan. ”Sistem produksi lebih efisien dan bersih, menghasilkan produk dan nilai ekonomi optimal,” ujar Ketua IMI Sumbar itu.

Landasan konseptual blue economy, sustainability (berkesinambungan). Yaitu prinsip yang bersumber dari konsep sustainable development. Pembangunan berkelanjutan, pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini, tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

“Tidak merusak sistem alam, atmosfir, air, tanah, dan makhluk hidup, mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan, mengendalikan eksploitasi sumber daya alam, dan berkeadilan (social equity),” tambahnya.

Peran masyarakat dalam melakukan pengembangan ekonomi biru besar. Masyarakat sebagai pelaku pasar, termasuk para pengusaha memiliki peran penting dalam pengembangannya.

“Model ekonomi ke depan akan memperhitungkan keuntungan dan strategi inovasi dengan mengikuti kondisi alam. Ekonomi biru, suatu alat yang dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi ekonomi yang kurang baik dan menciptakan lebih banyak kegiatan dalam bentuk model yang sustainable. Memberikan solusi terbaik dengan cara mentransfer ekonomi dan menghasilkan komunitas untuk masa yang akan datang,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden SBY memaparkan konsep blue economy saat KTT Rio+20 di Riocentro, Rio de Janero, Brasil. Ia mengatakan Indonesia ingin mencapai pertumbuhan berkelanjutan dengan keadilan dan dalam saat bersamaan menjamin perlindungan lingkungan di sektor kelautan dan perikanan. (mg20)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA