Date Sabtu, 26 July 2014 | 02:58 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Pemerintahan

Tomas: Pengambilan Sumpah 900 PNS Sesuai Aturan

Puluhan Pejabat Incar 3 Kursi Kosong

Kamis, 06-12-2012 | 12:04 WIB | 503 klik

Limapuluh Kota, Padek—Puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, kini sedang mengincar 3 kursi jabatan eselon II yang kosong karena pejabat sebelumnya memasuki usia pensiun dan promosi ke jabatan lebih tinggi.

Ketiga kursi yang kosong itu adalah kursi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang ditinggal Bustamar karena memasuki usia pensiun. Kemudian, kursi Kepala DPPKAD yang ditinggal Yendri Tomas karena promosi menjadi Sekkab, dan kursi Kepala Kantor Kesbanglinmas yang ditinggal Erminas karena pensiun.

Kursi-kursi yang kosong itu, memang sudah dipastikan Bupati Alis Marajo, tidak akan diisi sampai akhir tahun 2012 ini. Kendati demikian, bisik-bisik dari lingkaran terdekat bupati menyebutkan, ketiga jabatan kosong itu akan diisi bupati awal tahun 2013 mendatang.

Untuk itu pula, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Limapuluh Kota pada Rabu (4/12) lalu, telah menggelar fit and proper test alias uji kelayakan bagi pejabat eselon III yang akan mengisi 3 kursi kosong tadi. Uji kelayakan itu, berlangsung di mess Pemkab, kawasan Tarantang, Harau.

”Ada 28 pejabat eselon III yang mengikuti fit and proper test tersebut. Antara lain, Irvan AM, Syahrial Amri, Win Heriandi, Syaipul SP, Idarussalam, Aktiva, Amran, Syahrial, Yan Agusra, Imel Nadra, Rian Wahyudi, Krismen Nur, Afrizul, Ali Firdaus,” kata Kepala BKD Limapuluh Kota Indra Nazwar, saat ditanya wartawan.

Menariknya, dalam uji kelayakan yang dilakukan BKD Limapuluh Kota, para pejabat tidak hanya dites pengetahuan mereka seputar sistematika anggaran dan penguasaan aturan. Tapi juga disuguhkan soal bahasa Inggris, matematika, kepemimpinan dan pengetahuan kedaerahan.

Sehari sebelum BKD menggelar uji kelayakan, Sekkab Limapuluh Kota Yendri Tomas juga mengambil sumpah janji 900 PNS dari berbagai SKPD. ”Pengambilan sumpah janji ini, sesuai dengan Undang-Undang Kepegawaian, PP 21/1975 dan PP 53/2010 tentang disipin PNS,” ujar Yendri.

”Dalam undang-undang dan aturan itu, semua PNS diharuskan mengikuti pengambilan sumpah/janji. Sehingga jika ada yang tidak mengikuti akan terjerat dengan hukuman disiplin tingkat sedang,” imbuh Ferry Yanto, Kabid Disiplin BKD Limapuluh Kota.

Pengambilan sumpah janji 900 PNS Pemkab Limapuluh Kota berlangsung khidmat. Saat Yendri Tomas mengambil sumpah, Asisten III Setdakab Bidang Administrasi Umum Iryanis bersama Kepala BKD Indra Nazwar, menjadi saksi.

Selepas pengambilan sumpah, Yendri Tomas mengatakan, bahwa PNS dituntut untuk memiliki akhlak dan budi pekerti yang tidak tercela, serta berkemampuan melaksanakan tugas secara profesional. Kemudian, bertanggung jawab dalam tugas pemerintahan dan pembangunan, serta bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

”Teman-teman PNS yang membacakan sumpah janji tadi, kami harapkan tetap menjadikan tupoksi sebagai acuan normatif dan pedoman bersama,” ujar Yendri Tomas. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA