Date Jumat, 1 August 2014 | 10:44 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Nasional

Tahun ini, Hanya 49.714 Orang Diangkat jadi CPNS

21 Ribu Honorer K1 Terancam

Kamis, 06-12-2012 | 11:41 WIB | 4669 klik

Jakarta, Padek—Rapat penentuan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari honorer K1 baru akan diputuskan hari ini (6/12). Namun pemerintah tetap bersikukuh jumlah honorer K1 yang bisa segera mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) baru 49.714 orang.

Pemerintah juga menegaskan bahwa tidak bisa 71 ribu tenaga honorer K1 menjadi CPNS dalam waktu bersamaan. Alasannya, jika menunggu tim quality assurance (QA) menyelesaikan pemeriksaan sisa honorer K1 (sekitar 21 ribu), dan kemudian ditetapkan bersama formasinya, akan memancing gelombang kemarahan massa.

”Ini sudah tanggal 4. Kalau masih harus menunggu hasil pemeriksaan 21 ribu honorer agar kuota 71 ribu terpenuhi, bakal fatal akibatnya. Sebab, bisa-bisa formasi untuk 2012 hangus,” kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Selasa (4/12).

Dijelaskannya, belum tuntasnya pemeriksaan 21 ribu honorer tersebut lantaran Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengalami kesulitan untuk menelaah sumber gaji honorernya. Sebab, banyak yang gajinya langsung ditransfer langsung ke rekening honorernya.

”Untuk memeriksa apakah benar 21 ribu honorernya benar-benar K1 (sumber gajinya dari APBN/APBD, red), BPKP harus mericek datanya di Kementerian Keuangan. Selanjutnya ditelaah satu-satu ke daerah,” tuturnya.

Pemeriksaan yang ribet inilah, lanjut Tumpak, yang membuat penyelesaian masalah 21 ribu honorer jadi panjang. Diperkirakan, penyelesaiannya akan loncat ke 2013. ”Kalau dipaksa 71 ribu honorer (49.714 plus 21 ribu, red) harus diterbitkan SK-nya bulan ini, rasanya tidak mungkin. Bila tetap dipaksakan, formasi 71 ribu itu bisa hangus karena PP 56 Tahun 2012 hanya memberikan batasan Desember 2012,” terangnya.

Agar formasi tersebut tidak hangus, Tumpak mengatakan, pemerintah akan mengangkat 49.714 honorer K1-nya dulu. Sisanya, akan diproses bertahap. ”Jadi kalau baru 10 yang clear itu langsung diproses NIP-nya. Begitu seterusnya hingga pengangkatan honorer K1 benar-benar tuntas,” cetusnya. Dia menambahkan, kepala BKN telah melayangkan surat ke seluruh instansi pusat dan daerah untuk menyiapkan segala keperluan pemberkasan NIP CPNS dari honorer K1. (esy/jpnn)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA