Date Jumat, 1 August 2014 | 08:42 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Pilkada Pariaman 4 September 2013

Jumat, 23-11-2012 | 13:49 WIB | 597 klik

Pariaman, Padek—Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU ) Kota Pariaman menyiapkan rancangan tahapan pelaksanaan Pilkada Kota Pariaman. Dalam rancangan itu terlihat, bahwa proses pilkada akan berlangsung 4 September 2013 mendatang, sedangkan rancangan untuk putaran kedua akan dilaksanakan 29 Oktober 2013.

“Untuk Pilkada, dari hasil rancangan KPU, tanggal 4 September merupakan tanggal yang tepat untuk melakukan pemungutan suara pada Pilkada Kota Pariaman,” ujar Ketua KPU Pariaman Indra Jaya kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin.

Alasannya di bulan September, hanya ada dua tahapan antara pemilihan legislatif dan pilkada yang berdempetan pelaksanaannya. Jika dilaksanakan Juli, ada sepuluh tahapan yang dilaksanakan dalam waktu bersamaan. Sedangkan untuk pelaksanaan putaran kedua, jika memang ini dibutuhkan akan dilaksanakan pada 29 Oktober 2013.

Untuk partai politik yang mengajukan calon wali kota / wakil wali kota harus memiliki 15 persen yang ada di DPRD. Bagi yang tidak cukup tentunya harus menjalin koalisi dengan partai lain. Sedangkan untuk calon perseorangan minimal memiliki dukungan 6,5 persen dari jumlah penduduk Kota Pariaman. Tahapan selanjutnya, KPU akan melaksnaakan verfikikasi faktual dukungan untuk calon perseorangan dan untuk partai akan diverifikasi keabsahan kepengurusan partai.

Sementara untuk mencegah terjadinya kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT), KPU berharap Pemko Pariaman menyerahkan data mutakhir jumlah penduduk Kota Pariaman, tentunya yang terdaftar pada saat e-KTP. Jika data ini yang diberikan, Indra yakin tidak aka nada warga yang tidak masuk DPT.

Sungguh demikian, sejumlah antisipasi untuk DPT telah dipesiapkan KPU melalui lima tahapan, diantaranya penyerahan DPT dari Pemko Pariaman. Mengolah data tersebut kedalam DP 4. Mengumumkan data pemilih sementara (DPS) sambil menunggu adanya pendaftaran bagi warga yang belum terdaftar.

Dilanjutkan dengan Daftar Pemilih Perbaikan dan mengumumkan Daftar Pemilih Tetap Tambahan. Dengan langkah seperti ini diharapkan kekisruhan DPT yang biasanya terjadi pada setiap pemilihan, tidak terjadi lagi.

Jika pada pelaksanaan pemungutan suara 4 september tidak ada masalah sengketa pemilu maka pada 9 oktober, kandidat yang memenangi Pilkada akan segera dilantik. (nia)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA