Date Jumat, 1 August 2014 | 02:36 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Satu Tewas, 4 Dirujuk ke RS Siti Rahmah

Lubuk Minturun Makan Korban

Senin, 19-11-2012 | 10:03 WIB | 795 klik
Lubuk Minturun Makan Korban

Kronologi Tragedi Lubuk Minturun

Lubukminturun, Padek—Objek wisata pemandian Lubuk Minturun kembali memakan korban jiwa. Kemarin (18/11) sore, lima dari sembilan warga yang tengah berenang di pemandian tersebut, hanyut terseret arus. Salah seorang di antaranya ditemukan tewas, sedangkan empat orang bernama Edi, Wan, Eri dan Andi berhasil diselamatkan warga.

Korban tewas bernama Dedi Efendi, 35, warga Kompleks Perumahan Taruko IV, Kecamatan Kuranji. Jasad Dedi ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian di Batubaronjong, Lubuk Minturun, sekitar pukul 16.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.00.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres dari warga setempat menyebutkan, Dedi Efendi bersama delapan rekannya berenang di Lubuk Batubaronjong, Lubuk Minturun, sejak pukul 15.00. Saat itu, Dedi kemudian mencoba menyeberangi sungai yang saat itu mengalir deras. Setiba di tengah sungai, korban terpeleset di sebuah batu, lalu terjatuh ke sungai hingga hanyut terseret arus.

Melihat korban hanyut, keempat rekannya berusaha menyelamatkan korban. Namun sayang, upaya mereka sia-sia karena ikut terseret arus. Beruntung keempat rekan korban berhasil diselamatkan warga dan langsung dilarikan ke RS Siti Rahmah.

Dari keempat korban akhirnya diketahui warga bahwa masih ada seorang lagi yang hanyut. Mengetahui kejadian itu, warga langsung menyisiri bibir sungai.

Tidak berapa lama, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, petugas Dinas Pemadam Kebaran Kota Padang, BPBD Padang, dan relawan dari Kelompok Siaga Bencana membantu warga sekitar melakukan pencarian. Sekitar 30 menit, pencarian tersebut membuahkan hasil. Korban ditemukan tersangkut di batu dengan kondisi tidak bernyawa.

Kabid Dinas Damkar Kota Padang, Edi Asri mengatakan, setelah jasad korban ditemukan, petugas langsung membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan. Secara terpisah, Kapolsek Kototangah AKP S Matanari mengaku masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini. (rdi/ztl)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA