Date Jumat, 25 July 2014 | 22:22 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Pendidikan

SMAN 1 Bukittinggi RSBI Terbaik Sumbar

Selasa, 09-10-2012 | 13:08 WIB | 3677 klik

Bukittinggi, Padek—Sejak setahun terakhir, SMA Negeri 1 Bukittinggi, disebut-sebut tidak lagi tercatat sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Sumatera Barat. Namun menurut Ketua Tim Supervisi dan Evaluasi Program RSBI Dirjen Pembinaan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Ali Nurdin, hingga saat ini, SMA Negeri 1 Bukittinggi, masih tetap sebagai salah satu dari 10 SMA yang masuk RSBI di Sumatera Barat.

“Oleh karena itulah, kami dari kemendikbud melakukan Supervisi dan Evaluasi selama tiga hari (Senin-Rabu,8-10/10) di SMA 1 Bukittinggi, salah satu dari 10 SMA RSBI di Sumatera Barat,”kata Nurdin, didampingi dua anggota tim Lili Efita, Elwinetri, pengawas pendidikan menengah Disdikpora Bukittinggi, Adri Gani dan Riza Putra Senin (8/10).

Bahkan menurutnya, hingga kini SMA Negeri 1 Bukittinggi tercatat masuk RSBI terbaik di Sumatera Barat. ”Dari 10 SMA RSBI itu, adalah Kota Padang (SMAN 1, SMAN 3 SMAN 10), Pariaman (SMAN 1 Lubukalung), SMAN 1 Padangpanjang, Bukittinggi (SMAN 1 dan SMAN 3), SMAN 1 Payakumbuh, Pasaman (SMAN 1 Lubuk Sikaping) dan Pesisir selatan SMAN 2 Painan),"jelasnya.

Tim Supervisi dan Evaluasi Program RSBI itu, selama delapan hari di Bukittinggi, selain melakukan supervisi dan evaluasi di SMAN 1 Bukittinggi, juga melakukan hal yang sama di SMA 3, SMAN 5 Model dan MAN 1 Model Bukittinggi.

Hasil dari kegiatan itu, kemudian Kemendiknas akan melanjutkan pembinaan terhadap kekurangan serta membantu mengatasi kendala yang dihadapi SMA RSBI di Sumbar.

Sementara itu, menurut pengawas Adri Gani, Riza Putra dan waka manajemen mutu Yusrizal, terjadinya hembusan yang mengatakan SMAN 1 Bukittinggi telah terhapus dari RSBI, kemungkinan karena banyak calon siswa yang tak tertampung di sekolah ini. Sebab, setiap tahun ajaran baru datang, mayoritas lulusan SLTP baik dalam kota maupun luar kota menginginkan melanjutkan sekolah di SMAN 1.

Sesuai aturan, perekrutannya, dilakukan sejak calon siswa terbaik masih duduk dibangku SLTP. Akibatnya, baik orang tua maupun calon siswa yang tak tertampung merasa kecewa. Lalu, berupaya mengkerdilkan SMAN 1 Bukittinggi yang sudah punya nama besar secara nasional, dengan cara menghembuskan informasi yang tidak benar.

“Dengan adanya penegasan dari kemendikbud ini, kita harapkan masyarakat yang kecewa lantaran anaknya tak tertampung SMA RSBI Bukittinggi, tidak lagi menghembuskan informasi yang tidak benar,”kata Kepala SMA Negeri 1 Bukittinggi, Taswar. (rul)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA