Date Jumat, 1 August 2014 | 08:41 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Diduga Akibat Pengaruh Film Porno

ABG Cabuli Gadis Cacat

Jumat, 28-09-2012 | 13:36 WIB | 683 klik

Pariaman,Padek—Entah apa yang bersarang dipikiran HN, anak baru gede (ABG) yang baru berusia 14 tahun ini. Betapa tidak, akibat sering menonton video porno di ponselnya, nafsunyapun tak terbendung. Akibatnya, ABG inipun melampiaskan nafsunya pada gadis 15 tahun yang mengalami keterbelakangan mental yang mengakibatkan pendarahan.

Informasi yang berhasil Padang Ekspres himpun dari tempat kejadian di Desa Manggung Pariaman Utara, peristiwa itu berawal karena HN, siswa kelas 1 SMP di Pariaman, sering menonton film porno di ponsel miliknya. Sehingga remaja itu pun berhasrat untuk mempraktekan tontonannya, saat itulah terbayang olehnya Bunga (nama pinjaman), remaja usia 15 tahun yang mengalami keterbelakangan mental.

Apalagi Bunga yang baru duduk di bangku kelas 3 SD itu sering bermain di teras rumahnya, karena korban merupakan tetangganya. Hingga akhirnya Kamis (20/9) sore seminggu yang lalu, pelaku mendapatkan kesempatan melakukan tindakan cabul kepada korban.

Saat itu kondisi mendukung, karena pelaku hanya seorang diri di rumah dan korban datang bermain ke rumah pelaku. Serta merta korban menarik pelaku dengan kasar ke kamarnya dan melakukan tindakan asusila.

Tindakan itu terhenti karena korban mengalami pendarahan hebat dan pelaku menyuruh korban pulang ke rumahnya. Saat itulah orangtua korban curiga karena melihat korban mengalami pendarahan, dengan lugunya, korban melaporkan kepada ibunya, tindakan pelaku tersebut.

“Hasil visum menjelaskan kalau korban mengalami kekerasan hingga mengalami pendarahan hebat di bagian vitalnya. Keluarga korban memang baru melaporkan kejadian ke pihak kepolisian, karena sebelumnya keluarga korban membicarakan hal tersebut dengan kerabat dan ninik mamak setempat,” ujar Kapolres Pariaman AKBP Bondan Witjaksono kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin.

Lebih lanjut Kapolres yang didampingi Wakapolres Polres Pariaman Kompol Ponimin menyebutkan saat ini pelaku sudah berada dalam tahanan khusus anak di Polres Pariaman. Jika terbukti melakukan tindakan cabul maka pelaku terancam hukuman kurungan maksimal 15 tahun, karena sudah melanggar Pasal 81 UU no 23 tahun 2012 tentang perlindungan anak. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA