Date Rabu, 30 July 2014 | 09:57 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Tertangkap Tangan Bawa Gir

Jumatan, Pelajar Tawuran

Sabtu, 22-09-2012 | 12:23 WIB | 435 klik

Padang, Padek—Seorang ibu menangis histeris di Mapolresta Padang begitu mengetahui anaknya ditangkap polisi karena terlibat tawuran di Ruang Taman Hijau Imam Bonjol, kemarin (21/9). Anaknya tertangkap dengan barang bukti gir sepeda motor.

Tawuran pelajar ini terjadi saat Shalat Jumat berlangsung. Beruntung kepolisian cepat turun ke lokasi, sehingga cakak banyak itu berhasil dibubarkan. Salah seorang pelajar ditangkap, LK, 17. Pelajar tersebut menggunakan seragam SMK Kartika 1-I.

Anehnya, di hadapan penyidik, LK mengaku bukan pelajar SMK Kartika 1-1 dan berkilah tidak ikut terlibat tawuran. “Seragam ini saya gunakan untuk menakuti lawan. Saya dulu bersekolah di SMK Dhuafa dan sudah DO setahun lalu,” kata LK.

Saat tawuran, LK mengaku sedang duduk bersama temannya di RTH Imam Bonjol.

“Seragam SMK Kartika ini, saya pakai karena disuruh teman, Pak,” ujarnya kepada polisi. Karena keterangan LK berbelit, petugas menahannya dalam tahanan Mapolresta.

Anggota SPKT Polresta, Brigadir Riki VP yang menangkap LK, mengaku melihat LK menggunakan gir saat tawuran. “Ia sempat melayangkan gir itu ke tubuh saya dan hampir melukai kepala saya,” ujar Brigadir Riki VP.

Tiga jam setelah kejadian, orangtua LK datang ke Mapolresta dan menangis histeris. “Apo salah anak awak pak,” ujarnya.

Kanit I SPKT Polresta, Ipda Tarmizi menyebut gir, tas, serta seragam olahraga yang bertulis SMK Kartika 1-I diamankan di SPKT Polresta Padang. “Kita akan periksa dulu kebenarannya di mana dia bersekolah, tapi dia menyebut sudah berhenti dari SMK Dhuafa tahun lalu. Kami memang memasukkan dia ke sel, untuk proses lebih lanjut. Namun kini orangtuanya sudah datang untuk menyelesaikan,” ujarnya. (w/mg18)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA