Date Kamis, 31 July 2014 | 16:26 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kriminal

Warga Manggilang Berharap tak Ada lagi Perjudian

Rabu, 12-09-2012 | 13:21 WIB | 341 klik

Limapuluhkota, Padek—Masih adanya praktek perjudian di tengah-tengah masyarakat hingga saat ini, membuat warga masyarakat di nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru menjadi resah. Namun upaya untuk membatasinya bagi masyarakat menjadi sangat susah, sebab rata-rata yang bermain adalah warga sekitar. Sehingga dilaporkan susah, tidak dilaporkan perbuatan tersebut nyata-nyata melawan hukum.

Hal itu disebutkan Wali Nagari Manggilang, Ridwan saat dihubungi Padang Ekspres, awal pekan ini. Meski awalnya sedikit ragu menjawab ketika ditanya soal masih adanya praktek perjudian di daerahnya, namun akhirnya wali nagari membenarkan adanya praktik perjudian.

”Di bilang tidak ada tentunya masih ada, namun tidak dalam skala besar. Hanya saja kita, sebagai perpanjangan tangan masyarakat nagari, berharap perjudian di tengah-tengah masyarakat benar-benar tidak ada lagi, seperti yang diinginkan masyarakat secara umum,” ungkapnnya.

Soal dampak yang ditimbulkan dengan masih adanya perjudian, seperti adannya kasus pencurian dan sebagainnya memang tidak ada. Namun kondisi masyarakat dan akan menjadi contoh bagi generasi selanjutnya, itu yang menjadi satu kekhawatiran.

Sementara itu pihak penegak hukum sesuai dengan instruksi Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari untuk zero perjudian, Kapolsek Pangkalan Koto Baru, AKP Sajarod Zakun bersama jajarannya, siap menindak lanjuti setiap laporan masyarakat sekecil apapun untuk melakukan pemberantasan judi dan penyakit masyarakat lainnya.

”Kita siap untuk menindak lanjuti setiap laporan masyarakat untuk memberantas perjudian, narkoba, illegal logging, illegal mining sesuai dengan instruksi pimpinan. Namun hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang kita terima,” ungkap Kapolsek ketika dikonfirmasi Padang Ekspres, Selasa (11/9). (fdl)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA