Date Rabu, 30 July 2014 | 14:01 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Nasional

Kuota Haji 2012 masih Sisa 2 Ribu

Prioritas Usia 87 Tahun ke Atas

Minggu, 09-09-2012 | 07:46 WIB | 594 klik

Semarang, Padek—Hingga batas akhir pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) 7 September lalu, ternyata kuota 211 ribu tetap tidak terpenuhi. Calon jamaah haji yang sudah melunasi BPIH baru 191 ribu orang lebih. Itu berarti masih ada sisa 19 ribu lebih kursi yang belum terisi.

Namun, dari angka tersebut, 17 ribu kursi sudah disediakan untuk calon jamaah haji khusus. Sisanya, dua ribu lebih, menjadi jatah menteri agama yang pendistribusiannya terserah Menag.

”Sisa sekitar 2 ribuan itu akan diprioritaskan untuk calon haji berusia lanjut, yaitu mulai usia 87 tahun hingga 116 tahun. Dalam catatan siskohat, ada calon haji yang berusia 116 tahun,” kata Menag Suryadharma Ali di sela silaturahmi dan halal bi halal di Kantor PW NU Jateng kemarin.

Menurut dia, kebijakan tersebut sudah menjadi keputusan pemerintah. Sebagai landasan hukum, sudah dikeluarkan SK Dirjen Urusan Haji dan Umrah. ”SK dikirim ke daerah hari ini (kemarin, red). Biar yang berusia lanjut berangkat lebih dulu. Jika pada 2013 ada pendaftar yang usianya di atas 87 tahun, mereka akan langsung diberangkatkan,” kata Ketua Umum DPP PPP itu.

Suryadharma mengatakan, kuota haji secara nasional tahun ini 211 ribu orang dan tidak ada tambahan. Hal itu berbeda dengan 2011 bahwa pemerintah mendapat kuota tambahan 10 ribu dari pemerintah Arab Saudi. Dengan begitu, totalnya menjadi 221 ribu.

”Kalaupun ada tambahan, tampaknya tidak akan bisa terserap habis. Sebab, waktunya sangat mepet. Pada 21 September, kloter pertama sudah berangkat,” kata Suryadharma.

Seperti diberitakan, waktu pelunasan BPIH 2012 adalah 1–31 Agustus 2012 untuk gelombang pertama dan 3–7 September untuk gelombang kedua. Gelombang kedua diperuntukkan calon jamaah haji (CJH) yang mestinya berangkat pada 2013.

Kepala Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Imam Haromain mengatakan, pada masa pelunasan per 1–31 Agustus, jumlah CJH Jawa Tengah yang tidak bisa melunasi BPIH tercatat 1.043 orang. Setelah dibuka kembali pada 3–7 September, sisa kuota tersebut tetap tidak habis.

”Masih ada sekitar 250 kuota yang belum dilunasi. Selanjutnya kami serahkan ke pusat,” kata Imam yang juga ikut mendampingi Suryadharma Ali. (hid/saf/isk/jpnn)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA