Date Jumat, 1 August 2014 | 20:51 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Din: SMK Muhammadiyah Harus Maju

Kamis, 06-09-2012 | 13:20 WIB | 514 klik
Din: SMK Muhammadiyah Harus Maju

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin bersalaman dengan Gubernur DKI Jakart

Simpangharu, Padek—Muhammadiyah mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang meminta setiap sekolah kejuruan untuk menciptakan satu karya. Bukan sekadar teori, tapi benar-benar dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.

“Untuk SMK di bawah naungan Muhammadiyah, itu harus dilaksanakan. Siswa SMK Muhammadiyah bisa lebih maju karena Muhammadiyah juga memiliki perguruan tinggi dari berbagai disiplin ilmu. Pendidikan di sekolah kejuruan menjadi perhatian pemerintah dan Muhammadiyah mendukung hal itu,” kata Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsyudin, saat meresmikan SMK 1 Muhammadiyah Padang, kemarin.

Dukungan perguruan tinggi bisa berupa materi dan pembimbing ilmu. Karena itu, tidak ada alasan lagi sekolah kejuruan Muhammadiyah tertinggal dari sekolah kejuruan lainnya.

“Potensi daerah di setiap sekolah berbeda-beda. Misalnya sekolah itu berada di pusat perekonomian, maka sekolah kejuruan di bidang ekonomi harus bisa memiliki unit usaha di bidang ekonomi,” tegasnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Dasril Ilyas mengatakan, SMK Muhammadiyah berencana mengajukan proposal perakitan kapal nelayan ke Muhammadiyah. Para siswa di bidang otomotif dan kelistrikan akan merancang kapal nelayan tersebut.

“Pemilihan kapal nelayan karena potensi kelautan di Padang dan Sumbar potensial.

Jika ini bisa terealisasi tentu siswa SMK kreatif. Lapangan pekerjaan lebih terbuka,” ujarnya.

Diresmikan

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sebagai wakil masyarakat DKI meresmikan gedung SMK 1 Muhammadiyah Padang. Peresmian itu disaksikan Din Syamsudin, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, serta sejumlah Muspida Sumbar, dan kepala daerah.

“Bantuan tersebut bentuk kepedulian masyarakat DKI Jakarta. Kepedulian ini timbul karena melihat ketabahan dan kekuatan masyarakat Padang akan gempa 30 September 2009,” ungkapnya.

Selain SMK 1 Muhammadiyah Padang, masyarakat DKI Jakarta juga membantu pembangunan SDN 09 Bayur Kampungdalam Kabupaten Padangpariaman, dan Masjid Kuraitaji, Pariaman. (ek)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA