Date Jumat, 25 July 2014 | 15:24 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Polisi Pariwisata Juga Dilibatkan

Amankan Lebaran, Pantau Daerah Rawan

Sabtu, 11-08-2012 | 12:34 WIB | 231 klik

Padangpanjang, Padek—Jelang lebaran Idul Fitir 1433 Hijriah, sejumlah Polres dan Polresta menyiapkan anggotanya untuk pengamanan. Seperti Poltresta Padangpanjang, Polres Pasaman Barat, Polres Pasaman.

Kemarin, Polresta Padangpanjang memastikan kesiapan dalam pengamanan lebaran setelah digelarnya 375 pasukan di lapangan upacara terbuka Bancah Laweh, Jumat (10/8) pagi.

Ratusan personil gabungan setelah mendengar mandat Kapolri yang dibacakan Wali Kota Suir Syam itu, akan bertugas di beberapa titik pos pengamanan.

Kapolres Padangpanjang, AKBP Sofyan Hidayat mengatakan pengamanan lebaran berada di bawah komando Kasat Lantas Sodikin Fachrozinur selaku Ka Ops Ketupat Singgalang.

“Personil terdiri dari 180 polri dan sisanya dari gabungan TNI, Den B Brimob, Subdenpom dan beberapa SKPD dan unsur ormas, serta Pramuka. Meski berbagai pihak telah disiagakan, namun kesadaran masyarakat tetap yang paling kami harapkan,” sebut Kapolres usai gelar pasukan.

Selain 375 personil pasukan pengamanan disiagakan hinga H+ lebaran, Polres Padangpanjang juga menyiagakan Polisi Pariwisata yang bertugas menunjang pelaksanaan pengamanan lebaran.

Sekitar 10 anggota polisi muda tersebut, bertugas secara mobile melakukan pengawasan setiap titik objek wisata yang berada di lingkungan Polresta Padangpanjang. Meliputi, air terjun Lembah Anai, Megamendung, Mifan Water Park, Tanjung Mutiara dan pinggiran Danau Singkarak.

“10 petugas yang kesemuanya fasih berbahasa Inggris (aktif), kita siapkan khusus untuk memantau dan mengawasi objek-objek wisata,” pungkas Kapolres.

Pasaman Siagakan 130 Personil

Jajaran Polres Pasaman menyiapkan 130 orang personil yang akan dikerahkan untuk pengamanan lebaran yang di mulai pada H-7 dan H+7 lebaran.

Kapolres Pasbar, AKBP Joko Purnomo saat gelar pasukan operasi ketupat 2012 bertempat di halaman kantor Polres Pasaman, kemarin. Dikatakannya, operasi ini merupakan salah satu wujud kesiapan jajaran Polres untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dalam menyambut dan merayakan hari lebaran nanti.

Selain petugas dari Polres Pasaman, dalam operasi ketupat ini juga dikerahkan petugas dari instansi terkait seperti dinas perhubungan, dinas kesehatan, pemadam kebakaran, Satpol PP dan instansi lainnya dalam rangka membantu operasi ini.

“Secara kesiapan personil, kita siap memberikan kenyamanan bagi para pemudik nantinya,” kata kapolres.

Tak hanya itu, lanjut Kapolres masih dalam rangka pengamanan, Polres Pasaman juga mendirikan 4 Pos terdiri dari Pos Pemantauan arus mudik dan Pos Pengamanan lebaran di sejumlah titik padat dan rawan kecelakaan. Yakni di Kecamatan Bonjol, Lubuk Sikaping dan Panti.

Ada Petugas Nakal, Laporkan

Agar kondisi masyarakat tercipta dengan kondusif menghadapai lebaran ini. Jajaran Polres Pasbar gelar apel gabungan perdana di halaman kantor Mapolres Pasbar setempat Jumat (10/8). Kegiatan siaga operasi ketupat jelang 1 Syawal 1433 H itu turut hadir Bupati Pasbar H Baharuddin R beserta sejumlah TNI, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan (Dishub).

Bukan itu saja, apel gabungan itu juga dihadiri oleh perwakilan pramuka tingkat SLTA se-Pasbar, ninik mamak dan sejumlah undangan lainnya. “Kita ingin petugas yang terlibat dalam mengamankan dan menjaga keteangan serta ketentraman masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Kapolres Pasbar AKBP Prabowo Santoso.

Dikatakan, kalau petugas dapat bertugas dengan baik dan benar, tentu masyarakat dan pengguna jalan nantinya dapat berjalan baik saat berlebaran nanti. Dan sengaja jauh hari jelang lebaran dilakukan apel gabungan. Dan petugas kepolisian juga akan dikerahkan ke setiap pos dan titik rawan ramai dan kecelakaan. Baik di pusat perbelanjaan dan rekreasi nantinya.

Kasubag Humas Polres Pasbar, AKP H Mudassir mengatakan, terkait pos penjagaan kusus di operasi ketupat tahun ini, penjagaan dipusatkan di bundaran Simpang Empat saja. Tapi bukan berarti mengabaikan titik rawan kecelakaan dan kemacetan yang ada di Pasbar.

“Kita imbau masyarakat dapat hati-hati saat dijalan raya,” imbuh Mudassir.

Dijelaskan, operasi ketupat 2012 ini yang akan dimulai 10 Agustus hingga 23 Agustus 2012 mendatang. Dan akan menurunkan 2/3 kekuatan atau sekitar 150 orang personil Polres Pasbar.(wrd/eri/roy)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA