Date Rabu, 30 July 2014 | 14:00 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kriminal

Truk Berasap, Sopir Kabur

5 Kubik Kayu Illegal Disita

Selasa, 10-07-2012 | 12:13 WIB | 285 klik

Limapuluh Kota, Padek—Belum tuntas penyelidikan kasus terbaliknya truk bermuatan balok di Jalan Payakumbuh-Lintau Sabtu (9/7) malam, kasus yang berhubungan dengan kepemilikan kayu, kembali terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota. Dini hari kemarin atau Senin (9/7), Polisi Kehutanan Limapuluh Kota, berhasil mengamankan satu unit truk yang membawa 5 kubik kayu tanpa dilengkapi dengan dokumen sah.

”Truk bernomor polisi BA 8208 RN dengan muatan sekitar 5 kubik kayu illegal itu, kita amankan dalam sebuah operasi rutin di depan Polsek Harau, kawasan Tanjungpati, Kecamatan Harau,” kata Kepala Dinas Kehutanan Limapuluh Kota Deswan Putra kepada Padang Ekspres, Senin (9/7) siang.

Deswan menduga, kayu yang berada di dalam truk berasal dari kawasan Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Saat dicegat oleh polisi kehutanan, sopir dan knek truk tidak dapat memperlihatkan dokumen kepemilikan kayu. Mereka, akhirnya digiring menuju markas Polhut di Jalan Rangkayo Rasuna Said, Payakumbuh.

Hanya saja, dalam perjalanan dari Harau ke Payakumbuh, mengalami beberapa kali kerusakan dan mengeluarkan asap. Kerusakan kembali terjadi saat truk melintas di kawasan Balaibatimah, Kelurahan Payakumbuh Timur, persisnya di sekitar RSBI SMAN 1 Payakumbuh.

”Truk mengalami kerusakan radiatornya. Sopir truk segera menghentikan truk dan pergi mencari air bersama kerneknya. Tapi, sejak mencari air itu, sopir dan kernet tidak kembali. Mereka kabur entah kemana. Walau begitu, truknya tetap kita amankan,” ujar Deswan.

Bekas kepala Badan Kepegawaian Daerah itu menyebut, truk yang diamankan Polisi 7Kehutanan di depan Polsek Harau Senin malam, sudah menjadi target incaran semenjak 16 April 2012 lalu.

”Truk ini sempat memacetkan arus jalan di Lubukbangku April lalu, dan semalam truk tersebut berhasil ditangkap. Untuk sementara truk tersebut kami tempatkan di sini,” ujar Deswan.

Sementara itu, terkait dengan truk bermuatan kayu balok yang terbalik di Kilometer 6 Jalan Raya Lintas Payakumbuh-Lintau, persisnya Simpang Pinangbalirik, Sungaikamuyang, Kecamatan Luak, Deswan meyakini, truk bernomor polisi BA 9737 MJ itu membawa kayu illegal. ”Pada bulan Desember 2011 lalu, truk tersebut pernah ditangkap di kawasan Lubukbangku dan membawa kayu ilegal,” ungkap Deswan Putra. (pl-1)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA