Date Jumat, 25 July 2014 | 05:59 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Jalan Padang-Bengkulu Mendesak Dibenahi

Rabu, 27-06-2012 | 12:06 WIB | 300 klik

Painan, Padek—Peningkatan kualitas dan perbaikan jalan nasional jalur barat yang melintasi Kabupaten Pesisir Selatan terus dilakukan. Jalur barat batas Padang hingga perbatasan Bengkulu ini, kini mulai padat dilewati kendaraan berbagai ukuran.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengendara, pemerintah pusat menganggarkan dana peningkatan dan pemeliharaan sebesar Rp 600 miliar untuk perbaikannya. Dana yang bersumber dari APBN akan berlanjut hingga tahun 2014.

Bupati Pessel, Nasrul Abit mengatakan, perbaikan ruas jalan yang dimulai tahun ini, rampung tahun 2014. Jalur ini merupakan alternatif untuk memangkas jarak menuju Pulau Jawa. “Intensitas kendaraan yang melintas di daerah itu mulai tinggi. Karena itu, peningkatan dan perbaikan jalan sudah menjadi sebuah keharusan,” ujarnya.

Saat ini, jalan ini sudah menjadi salah satu jalur utama angkutan ekspedisi dari Pulau Jawa menuju Padang. Dengan melewati jalur ini, akan terjadi pengiritan biaya operasional dengan selisih jarak tempuh mencapai 350 km dibanding melewati jalur utara.

“Dengan semakin tingginya intensitas jalur barat Padang-Bengkulu ini, akan berpengaruh pula terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Makanya, pembangunan jalan yang dilakukan saat ini perlu didukung masyarakat,” imbaunya.

Saat ini saja, jalan Padang-Bengkulu sudah menjadi jalur utama bagi kendaraan pengangkut minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan truk-truk ekspedisi dari Pulau Jawa termasuk truk pengangkut komoditi hasil produksi pertanian dan perkebunan rakyat juga banyak yang melewati jalur tersebut.

Terkait perbaikan jalan yang putus akibat banjir bandang November 2011 di Pasir Putih Kambang, juga tengah dilakukan. Pemerintah menargetkan tahun ini ruas jalan itu sudah kembali normal. “Karena ruas jalan itu berada pada kawasan wisata Pasir Putih kambang, sehingga status jalannya bukan lagi menjadi jalur lintas. Sebab, pada kawasan itu sudah dibangun ruas jalan baru yang melingkar ke kampung Padangrubiah hingga simpang tiga Pasar Gompong. Ruas jalan pasir putih ini akan dijadikan sebagai jalan wisata,” ulas Nasrul Abit. (yon)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA