Date Kamis, 31 July 2014 | 16:26 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Nasional

Adipura Keenam Beruntun

Rabu, 06-06-2012 | 15:31 WIB | 405 klik
Adipura Keenam Beruntun

Wako Solok Irzal Ilyas menerima penghargaan Piala Adipura dari Presiden SBY,

Solok, Padek—Untuk kali keenam secara beruntun, Pemko Solok kembali memperoleh Piala Adipura sebagai penghargaan kota terbersih se-Indonesia. Ketimbang lima penghargaan sebelumnya, prestasi kali ini terbilang istimewa. Di samping melibatkan lembaga swadaya masyarakat(LSM), mulai tahun ini tim penilai juga langsung melakukan penilaian sampai tingkat masyarakat dengan kriteria dan syarat lebih ketat.

“Piala Adipura kali ini sangat spesial bagi kami. Karena ini adalah kali pertama kami mempertahankannya setelah meraihnya pertama kali tahun lalu. Raihan kali ini juga sudah maksimal, dan Pemko Solok juga telah melakukan berbagai persiapan untuk menggenjot berbagai sarana dan prasarana kebersihan di Kota Beras,” ujarnya.

Di antara upaya itu, sebut Irzal, mengelola dan mengolah sampah semakin baik, sistem pengelolaan kebersihan di Kota Solok terbukti mampu mengatasi masalah kebersihan selama ini. “Kita memiliki sistem pengelolaan kebersihan sangat baik di daerah ini. Hal itu terus kita pertahankan dan tingkatkan mekanismenya. Tahun depan, kita optimistis bisa kembali membawa piala prestisius ini,” ujarnya.

Secara khusus, Irzal mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan tertinggi bagi elemen penjaga kebersihan di Kota Solok. Piala ini, katanya, sejatinya adalah prestasi mereka yang telah menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal. Selain itu, Irzal juga mengapresiasi peran masyarakat selama ini terbukti mampu menjaga kebersihan dan kerapian Kota Solok. “Kita harapkan hal ini bisa terus kita pertahankan, sehingga kita bisa meraih piala adipura kencana tahun depan,” ujarnya.

Kehadiran piala kuning keemasan tersebut, langsung disambut antusias warga kota sebagai wujud masyarakat bersih dan sehat. Hari ini (6/6), acara puncak akan dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau setelah sebelumnya diarak dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

“Kita boleh berbahagia atas Piala Adipura ini. Ini menjadi bukti kerja keras semua pihak di Kota Solok. Terpenting sekarang, bagaimana kita menjadikan keberhasilan ini sebagai pembelajaran untuk tahun-tahun mendatang. Tahun depan, Kota Solok harus mendapatkan lagi piala ini,” ujarnya.

Irzal juga mengingatkan bahwa penilaian Piala Adipura tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya, tidak lagi sekadar kota terbersih. Namun, juga kota teduh (clean and green city). Untuk Kota Solok sendiri,terdapat 48 titik penilaian menjadi penilaian. Ke-48 titik tersebut terdiri dari 9 sekolah, 5 kompleks perkantoran, 15 ruas jalan, 3 kompleks perumahan, tempat pembuangan akhir (TPA). Lalu, pasar, pertokoan, rumah sakit, puskesmas, terminal, hutan kota, 5 ruang terbuka hijau, dan 3 aliran sungai. Item penilaian terdiri dari kebersihan, drainase, keteduhan, pengelolaan sampah. (adv)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA