Date Jumat, 1 August 2014 | 02:35 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Ragam Info

Asal Usul Nama Daerah

Senin, 04-06-2012 | 11:55 WIB | 765 klik
Asal Usul Nama Daerah

Model: Putri (SMA 9 Padang) Desain: Orta Fotografer: Riki S

Pasti ada sebuah cerita di balik sebuah nama. Sama seperti nama masing-masing sobeX kan, yang punya cerita atau kisah tersendiri dibalik nama yang sobeX punya. Pun pada penamaan sebuah benda. Nggak jarang nih, kejadian-kejadian yang terjadi selama benda itu dibuat malah menjadi inspirasi buat nama benda tersebut nantinya.

Nah, begitu pula dengan penamaan sebuah tempat atau sebuah daerah. Kayak di Sumatera Utara, kenapa ibukotanya diberinama Medan, karena konon kabarnya daerah tersebut dulu adalah sebuah dataran yang sangat luas. Ya, Medan sendiri artinya emang datar kan. Lalu ada pula Tapanuli. Kenapa diberi nama daerah Tapanuli? Karena daerah tersebut dulunya merupakan sebuah tebing yang indah sekali. Ya, karena Tapanuli sendiri singkatan dari tapian na uli, yang artinya tepian/tebing yang indah.

Lantas, gimana dengan daerah-daerah di Kota Padang. Apa sobeX tahu dengan sejarah atau cerita di balik nama-nama tersebut? Ya seperti nama Gantiang, Tabiang, Ikua Koto, Koto Tangah, Mato Aia, Balimbiang, Indaruang dan yang lainnya. Ayo kita cari tahu bersama para sobeX yang lainnya!

Kita mulai dari nama kotanya dulu deh sobeX. Kota Padang itu darimana sih asal namanya? Ada yang bilang karena daerah ini dulunya merupakan sebuah tanah yang lapang yang luas, makanya dibilang Padang. “Iya, aku dengernya sih gitu sobeX. Kalau tanah luas yang ditumbuhi rerumputan kan dikasih nama padang rumput tuh. Mungkin ini juga gitu kali yah sobeX,” tutur Very Andasmen dari UNP.

Beda lagi dengan Very lho sobeX. Irsyad Hakim berpendapat bahwa asal nama Kota Padang ini karena dulunya daerah ini dijaga oleh seorang pandeka yang mempunyai senjata andalan berupa pedang sakti. “Nggak tahu juga sih benar atau nggaknya. Kabarnya sih Padang itu diambil dari nama senjatanya. Pedang dalam bahasa Minang kan Padang tuh sobeX.”

Mmm, Xpresi bingung juga sih menentukan mana yang benar atau nggaknya. Oke lah kita lanjut aja dulu. Sekarang Tunggulhitam. Mungkin sobeX bertanya-tanya kenapa daerah ini bernama Tunggul hitam kan. Kenapa nggak Tunggulputih aja, lebih keren kan. “Itu kan karena cerita asalnya sobeX,” kata Vanny dari SMA Pertiwi 1 Padang.

Cewek yang tinggal di sekitar Tunggulhitam ini mengaku tahu asal nama Tunggulhitam tersebut. “Kalau nggak salah, dulu itu hutan belantara. Saat akan ditinggali, orang-orang menebang pohon-pohon yang ada di sana. Ternyata tunggul/bekas tebangan pohonnya berwarna hitam. Padahal sejatinya tunggul itu kan warnanya marun atau kecoklatan gitu sobeX. Mungkin karena itulah diberi nama Tunggulhitam,” jelasnya.

Satu sumber lainnya, Niko yang merupakan warga asli Tunggulhitam membenarkan cerita dari Vanny tersebut. “Iya, ceritanya emang kayak gitu kok yang aku dengar. Nah kalau nama Ikuakoto, itu karena daerah ini berada di ujung Kota Padang. Berbatasan dengan Pariaman. Ya yang diujung kan biasanya adalah ekor kan sobeX.”

Ya, pendapat Niko nggak salah juga kok sobeX. Soalnya dari segi geografis, Ikuakoto emang ada di ’ekor’-nya Kota Padang kan. Emang lho sobeX, menelaah asal nama itu nggak hanya dari segi cerita rakyat yang ada di sana aja lho sobeX. Penelaahan berdasarkan segi geografis juga perlu tuh sobeX.

Hana Aprillia juga nimbrung tentang asal nama Gunuang pangilun. “Aku tahu ini dari nenekku lho sobeX. Kami emang penduduk asli sini. Kata nenekku dulu di gunung itu hidup seorang kakek yang sakti. Namanya Angku Pangilun. Beliau itu sering membantu mengobati orang yang sakit atau memberikan ramuan untuk lancar panen dan ramuan lainnya,” jelas Hana yang kini kuliah di STIKes Ranah Minang.

Karena jasa kakek tersebut selama hidupnya, saat dia meninggal jasadnya dikuburkan di puncak gunung. “Beliau dikubur di puncak untuk menghargai jasa-jasanya. Makanya gunung tersebut diberi nama dengan nama beliau, yaitu Gunuang Pangilun.”

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA