Date Selasa, 22 July 2014 | 22:39 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Polisi Tangkap 4 Pelaku dan 10 Motor

Sindikat Curanmor Dibongkar

Sabtu, 02-06-2012 | 14:14 WIB | 658 klik
Sindikat Curanmor Dibongkar

FOTO : SY RIDWAN/PADEK

Pauh, Padek—Sindikat pencurian kendaraan bermotor di Sumbar terbongkar. Jajaran Polresta Padang meringkus empat pelaku yang diduga selama ini mencuri kendaraan bermotor di sejumlah tempat.

Satu di antaranya adalah wanita. Kini, keempat tersangka harus meringkuk di tahanan Polsek Pauh. Tak hanya tersangka, polisi juga menyita 10 unit motor berbagai merek yang telah mereka jual ke Pesisir Selatan dan Padangpariaman.

Menurut Kapolresta Padang, Kombes Pol M Seno Putro, sebelum penangkapan, Kapolsek Pauh Kompol Daeng Rahman, Kanit Reskrim Polsek Pauh Ipda Jaswir dan Ketua Tim Buser Zulkifli mendapat informasi ada pelaku pencurian motor di Batungtaba, Lubukbegalung.

Atas informasi itu, polisi pun bergerak dan meringkus Agus Jonson Simanjuntak alias Ucok, 32, dan Riza Elvina, 28, di Batungtaba, Lubukbegalung, Rabu (30/5) sekitar pukul 03.00 WIB. Dari tangan keduanya, polisi menyita motor Jupiter MX tanpa nomor polisi warna merah silver sebagai barang bukti. Kemudian Mio nomor polisi BA 6827 SV aslinya warna hijau nomor polisi BA 6767 KK.

Saat diinterogasi, Ucok “bernyanyi”. Dia mengungkapkan motor hasil curian lainnya dijual ke Pesisir Selatan. Polisi pun memburu pelaku lainnya dan ditangkap seorang lagi, Rizki Ananda alias Ananda, 18, kuli bangunan di Pulakek Lakitan, Lengayang, Pesisir Selatan.

Tugas Ananda hanya sebagai penadah motor curian.

Polisi pun terus melakukan pengembangan. Berdasar keterangan Ucok dan Nanda, ditangkap lagi seorang tukang ojek, Firman, 28, di rumahnya di Ganting, Limaumanih, Padang.

Kepada petugas, Ucok dan Riza Elvina mengaku motor curiannya itu dibawa Firman ke penadah Rizki Ananda alias Ananda, 18. Firman mengaku mendapatkan belanja lebih dari kedua pelaku.

Setelah diperiksa intensif, mereka mengaku mencuri motor di empat tempat. Mereka mencuri curi tiga motor di setiap lokasi. Salah satunya, di Kampus Unand Limaumanih, mencuri motor mahasiswa.

“Kami berharap ada pengakuan jujur dari penadah, supaya motor yang hilang dapat ditemukan kembali,” harap M Seno Putro.

Namun sampai sekarang, polisi melakukan pengejaran ke Padangpariaman. Ini sehubungan ada juga penadah motor curian tersebut di Padangpariaman. (ztl/mg6)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA