Date Jumat, 1 August 2014 | 14:47 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Kasir Kafe Banana nyaris jadi Korban

Mabuk, Oknum Polisi Main Tembak

Jumat, 25-05-2012 | 10:09 WIB | 702 klik
Mabuk, Oknum Polisi Main Tembak

GRAFIS : EKO

Pasbar, Padek—Aksi koboi oknum aparat terjadi di Pasaman Barat. Seorang polisi mengamuk di Kafe Banana, Simpangampek, Kamis (24/5) dini hari. Pistol pun menyalak dan memuntahkan 5 butir peluru di ruangan kafe itu. Akibatnya, sejumlah karyawan dan pengunjung nyaris jadi korban.

Polisi koboi itu berinisial BH. Polisi berpangkat brigadir satu itu menembakkan pistolnya ke arah kasir. Beruntung, sang kasir reflek mengelak sehingga mengenai kulkas di belakangnya. BH lalu menembak televisi dua kali sambil mengobrak-abrik meja, gelas hingga berserakan.

Briptu BH kemudian menembak cermin dekat toilet kafe. Tidak sampai di situ, dia pun mengamuk dalam ruangan karoke dengan melepas tembakan ke AC.

Suasana malam itu betul-betul panik, dan mencekam. Operator karaoke yang mayoritas perempuan, berpekikan dan lari minta tolong. Begitu juga para pengunjung. Masyarakat di sekitar lokasi pun berkerumun menyaksikan aksi brutal polisi koboi itu.

Tak beberapa lama, datang anggota Polsek Pasaman memberikan pengamanan, disusul Kanit Provost Polres Pasbar, Ipda Junaidi bersama anggotanya. Celakanya, Briptu BH sedikit pun tidak gentar dengan komandan dan para seniornya itu.

“Saya takut bang, dan pucat ketika pistol mengarah ke kasir. Untung saja ketika pistol meledak, kasir bisa mengelak dan mengenai kulkas di belakangnya,” kata salah seorang operator karaoke dini hari kemarin yang enggan disebut namanya.

Yul, karyawan kafe, mengaku pasrah sambil mengangkat tangan saat pistol diarahkan kepada mereka. Ia tidak bisa berbuat apa-apa. “Dalam hati saya berkata, mudah-mudahan tidak ada orang yang kena peluru tersebut. Karena malam itu suasana panik dan mencekam,” terang Yul kepada provost yang ada di kafe tersebut.

Pantauan Padang Ekspres di lokasi, peristiwa tersebut berawal ketika permintaan Briptu BH meminta minuman countrue tidak bisa dipenuhi karyawan kafe, sekitar pukuk 23.30. Alasannya, kafe tidak menjual minuman berkadar alkohol tinggi itu.

Mendengar jawaban tersebut, oknum polisi itu langsung mengamuk dan mengeluarkan pistol sambil mengatakan, “Saya akan membuat masalah di sini.” Pada saat itu, petugas kafe mencoba menenangkan oknum itu. Tapi, usaha itu tidak berhasil. Sang polisi malah menembakkan pistol ke arah kasir kafe. Beruntung, sebelum pistol menyalak, sang kasir sudah menunduk duluan.

Di pelataran parkir kafe, polisi koboi memukul-mukuli sejumlah mobil pengunjung. Suasana baru tenang, dan masyarakat bubar dari lokasi tersebut, Kamis (24/5), sekitar pukul 3.00 dini hari.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Prabowo Santoso ketika dikonfirmasi mengatakan, Briptu BH sudah ditahan dan diserahkan ke provost untuk penyidikan lebih lanjut sesuai aturan disiplin kepolisian. “Saya nggak terlalu hafal (kronologinya), tanya aja langsung ke Kasi Provost,” kata Kapolres Prabowo. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA