Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 12:03:18 WIB
RAKYAT SUMBAR

Selesaikan Kasus Tanah Secara Perdata

Padang Ekspres • Rabu, 23/05/2012 14:17 WIB • * • 2349 klik

Pasbar, Padek—Damri gelar Rang Tuo Adat, Jorong Anam Koto Selatan, Kenagarian Kinali, Kecamatan Kinali, Pasbar me­minta penyelesaian sengketa tanah ulayat di Pasbar dise­lesaikan secara hukum perdata. Pasalnya, telah banyak persoalan yang terjadi di Pasbar penyele­saiannya dibawa ke ranah pidana. Padahal, belum rampung siapa pemilik lahan itu sebenarnya.

 

”Contohnya saya sendiri, dimana saat ini saya sedang dalam perkara sengketa tanah, dan sudah saya kuasakan ke Law Firm Nasution Asociates. Karena saya ingin agar persoalan itu diselesaikan secara perdata, bukan ke pidana,” kata Damri gelar Rang Tuo Adat kepada Padang Ekspres di Kinali, kema­rin (22/5).

 

Dikatakannya sebelumnya dia dilaporkan Berri Bur ke Polres Pasbar yang menyatakan dirinya korban pencurian buah sawit dalam kebun sesuai pasal 362 ayat (1) sub ke-4 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Untuk itu, laporan itu menimbulkan ketidakpastian secara hukum. Karena lahan kebun sawit itu masih berada dalam sengketa secara keperda­taan tentang hak kepemilikan.

 

Bahkan lebih lanjut disam­paikannya, 2 Mei 2012 lalu guga­tan atas kepemilikan lahan yang disengketakan telah diajukan ke Pengadilan Negeri Pasbar. Dan terdaptar pada register perkara perdata nomor 07/Pdt.G/2012/PN.PSB dan 08/Pdt.G/2012/PN.PSB. Kondisi saat ini, kasus itu masih ditangani oleh pihak Pengadilan Negeri Simpang­ampek, guna menentukan status kepemilikan.

 

”Saya ingin agar perkara tuduhan pencurian itu dihen­tikan atau dipending sampai ada putusan atas perkara tersebut. Itu sesuai ketentuan pasal 81 KUHP,” kata Damri, seraya menyampaikan bahwa perkara ini telah sampai ke Komnas HAM RI dan Kompolnas.

 

Sementara itu, sebanyak tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yakni, Bela Negara (Bel­neg), LMR RI (Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) dan Lembaga Pengawas Pelaksanaan Peme­rintah Daerah Republik Indonesia (LP3D-RI) juga meminta sengketa tanah ulayat di Pasbar diselesaikan secara hukum per­data untuk dapat diketahui per­masalahan siapa pemilik tanah yang sebenarnya.

 

”Kami ingin agar supremasi hukum berjalan. Kami minta agar pihak penegak hukum jeli melihat setiap kasus. Khususnya masalah sengketa tanah di Pas­bar,” ujar Ketua LSM Bela Negara Cabang Pasbar, Khaidir Kando Marajo didampingi Ketua LMR-RI Cabang Pasbar Syukur MT BS dan Kabid Advokasi LP3DRI DPD Pasbar  kepada Padang Ekspres di Simpangampek Senin lalu. 

 

Terpisah, Berri Bur sebagai pelapor ketika dikonfirmasi Padang Ekspres menyebutkan, persoalan itu sebenarnya telah diselesaikan secara musyawarah, tapi tidak ditemukan mufakat. Untuk itulah dibuatkan pelapo­ran ke Mapolres Pasbar. Dan me­ngenai bukti kepemilikan tanah itu sudah sesuai dengan aturan.

 

”Lahan itu saya memiliki sertifikatnya, dan saya pikir itu syah secara hukum, kalau ingin gugat silahkan,” kata Berri Bur ketika dihubungi melalui via selulernya. (roy)

 

[ Red/Administrator ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!