Date Rabu, 30 July 2014 | 18:06 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Diklaim Penduduk Miskin Terus Berkurang

Jumat, 27-04-2012 | 12:35 WIB | 245 klik
Diklaim Penduduk Miskin Terus Berkurang

Ubah Taraf hidup: Wagub Sumbar Muslim Kasim sosislisasikan PNPM Mandiri di Pad

Padang, Padek—PNPM Mandiri Perdesaan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya masyarakat miskin atau kelompok perempuan. Asal dalam pengambilan keputusan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan pelestarian pembangunan dilibatkan ninik mamak, bundo kanduang serta pemangku-pemangku adat dan tokoh masyarakat lainnya.


“Dengan begitu, kebijakan dan program-program pemerintah bagi masyarakat miskin bisa terealisasi tepat sasaran,” ujar Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim pada Sosialisasi PNPM Mandiri Perdesaan kepada Ketua KAN dan Bamus se Padangpariaman, di Hall Kantor Bupati Padangpariaman, kemarin (26/4).


Pengentasan kemiskinan, kata Muslim, perlu peran serta masyarakat. Berawal dari pemahaman kebijakan-kebijakan pemerintah dan kemudian dapat mensosialisasikannya kepada masyarakat. Inisatif, kreatifitas peran sangat perlu ditingkatkan lagi, terutama perempuan yang mempunyai posisi strategis dan penting di dalam masyarakat.


Jumlah angka kemiskinan di Sumbar, kata Muslim, tiap tahunnya berkurang, pada 2010 berjumlah 430.024 orang, sekitar 9,50 persen, dan mengalami penurunan untuk tahun 2011 yang berjumlah 442.085 orang atau sekitar 9,04 persen. Ini salah satu hasil dari tepat dan baiknya pelaksanaan program serta kebijakan pemerintah. Target Sumbar pada tahun 2012 ini angka kemiskinan dapat berkurang lagi menjadi 8,55 persen saja.


“Untuk mencapai target itu, seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah berkolaborasi, bekerjasama untuk dapat segera mewujudkannya dengan terindikatornya masalah-masalah yang dihadapi di masyarakat dan kemudian merumuskan solusi-solusi yang terbaik untuk mengantisipasi dan menyelesaikannya.


Lebih lanjut Muslim mengatakan, strategi utama untuk mengentaskan kemiskinan tersebut adalah dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta perluasan dan peningkatan kesempatan kerja. Pemerintah telah menetapkan master plan ekonomi untuk mewujudkan hal tersebut, yang dibagi dalam cluster-cluster. Untuk cluster pertama dapat diberikan bantuan program seperti beasiswa miskin, jamkesmas, raskin, PKH dan BLT serta bantuan lainnya bila diperlukan. Untuk cluster kedua diberikan bantuan program PNPM, dan cluster ketiga, diberikan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), ketiga cluster ini yang dihuni oleh rumah tangga miskin (RTM), RTSM, RTHM.


“Itulah yang seharusnya kita lakukan. Contohnya apabila di suatu daerah belum memaksimalkan potensi pertaniannya, maka program peningkatan pertaniannya lah yang di usulkan, bukan program lainnya yang tidak berpotensi di daerah tersebut,” jelas mantan bupati Padangpariaman dua periode itu. (ris)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA