Date Selasa, 29 July 2014 | 21:47 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Pemerintahan

Golkar, PPP, PBR Pastikan Koalisi Hari Ini, Almaisyar-Dedrizal Didaftarkan ke KPU

Rabu, 04-04-2012 | 12:05 WIB | 430 klik

Payakumbuh, Padek—Pengurus Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bintang Reformasi (PBR) Payakumbuh, dipastikan berkoalisi untuk memenangkan Pilwako 2012. Kepastian itu disampaikan Ketua Partai Golkar H Sudirman Rusmam selepas memimpin rapat pleno pengurus Partai Golkar, Senin (3/4) siang.


Rapat pleno itu, berlangsung cukup tegang. Dua kader Golkar yang hampir dipastikan turutperkompetisi dalam Pilwako 2012, yakni H Weri Yunaldi alias Haji Singa dan Edward DF, ikut mendengar keputusan DPP Partai Golkar.


Weri Yunaldi yang merupakan bendahara DPD Partai Golkar nampak tenang mendengar keputusan DPP. Begitupula dengan Edward DF yang merupakan wakil ketua DPD Partai Golkar. Sumber Padang Ekspres menyebut, Weri Yunaldi akan tetap berpasangan dengan Syamsul Bahri dari Partai Demokrat. Sedangkan Edward mantap, mendampingi Mulyadi Afmar dari jalur perseorangan.


Sudirman Rusma selepas rapat mengatakan, DPP Partai Golkar sudah memutuskan, bahwa bakal calon wali kota Payakumbuh dari Partai Golkar adalah Almaisyar, pemimpin PT Askrida Kalimantan Timur di Samarinda. “Keputusan DPP ini sudah final. Kami minta, semua kader bersatu melaksanakan keputusan DPP Partai Golkar, dengan penuh kepercayaan dan tanggungjawab,” tegas wakil ketua DPRD Payakumbuh itu.


Soal bakal calon wakil wali kota pendamping Almaisyar, menurut Sudirman, Partai Golkar menyerahkan kepada Almaisyar. ”Dan beliau sudah mengatakan, akan berpasangan dengan Dedrizal yang diusung PPP,” imbuh Sudirman.


Dengan demikian, Partai Golkar dan PPP sudah dapat dipastikan berkoalisi, mengusung Almaisyar-Dedrizal. Bersamaan dengan koalisi tersebut, Partai Bintang Reformasi yang sebelumnya sudah membangun komunikasi politik dengan PPP dan Almaisyar juga akan mendukung.


Rencananya, hari ini, Rabu (4/4), pengurus Partai Golkar, PPP dan PBR akan merapat ke KPU, guna mendaftarkan pasangan Almaisyar-Dedrizal. “Kita akan berangkat ke KPU dari kantor Partai Golkar,” ucap Sudirman.


Informasi ini juga dibenarkan Sekretaris PBR Payakumbuh Asrial Piliang alias Aspil. “Saya bersama ketua baru PBR H Ilson Chong, akan langsung mendaftarkan Almaisyar-Dedrizal ke KPU bersama Partai Golkar dan PPP. Pokoknya, tiga parpol akan berkoalisi, guna memenangkan Almaisyar-Dedrizal,” ujar Aspil di kantor Partai Golkar.


Hal senada disampaikan Ahmad Zifal yang dihubungi secara terpisah. “Koalisi dengan Partai Golkar dan PBR, untuk mengusung Almaisyar-Dedrizal memang sudah hampir final. Malam ini, kita akan tandatangani kesepakatan bersama. Kalau sudah ditekan, akan saya beritahu kepada Padang Ekspres,” ujarnya.


Bila jadi mendaftar ke KPU Rabu ini, Partai Golkar, PPP dan PBR telah punya modal 15.346 suara (30,15 persen). Dengan rincian, Golkar dalam Pemilu 2009 mengantongi 9.157 suara (17,99 persen), PPP mengantongi punya 4.440 suara (8,72 persen) dan PBR memperoleh 1.749 suara sah (3,44 persen).


Hanya saja, kekuatan besar belum bisa menjadi jaminan untuk memenangkan Pilwako Payakumbuh. Berkaca dari Pilkada 2007 yang merupakan pemilihan kepala daerah pertama oleh rayat sepanjang sepanjang sejarah Payakumbuh, Golkar juga membangun koalisi besar, tapi hasilnya justru belum signifikan.


Saat itu, Golkar berkoalisi dengan PAN, PDI-P, PNBK, PBR, Partai Sarikat Indonesia), Partai Persatuan Daerah, Partai Buruh Sosial Demokrat, Partai Persatuan Nahdatul Ulama Indonesia, Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Persatuan Indonesia Bersatu, Partai Patriot Pancasila, PPDK, Partai Karya Bangsa, Partai Keadilan Persatuan Indonesia dan PNI Marhaenisme, mendukung pasangan Benny Mukhtar-Hendri Maulana.


Total dukungan 16 partai politik dalam Pemilu 2004 mencapai 29.681 suara (53,335 persen). Tapi berdasarkan hasil Pilkada 2007, pasangan Benny-Muchtar yang diusung baru memperoleh 7.208 suara (15, 77 persen). Sementara pasangan Josrizal Zain-Syamsul Bahri yang didukung PP dengan modal Pemilu 2004 hanya 6.652 suara (13,2 persen) justru meraup 28.788 dukungan (49 persen) dalam Pilwako 2007. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA