Date Jumat, 1 August 2014 | 06:39 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Keberadaan Orang Asing Diwaspadai

Kamis, 29-03-2012 | 12:51 WIB | 284 klik

Painan, Padek—Berbagai dampak negatif yang mungkin sajaterjadi akibat masuknya orang asing yang tidak jelas indetitasnya perlu diwaspadai bersama. Kenyamanan dan keamanan lingkungan akan terwujud bila warga peduli.


“Setiap orang memiliki kepentingan dan tujuan yang berbeda dalam memasuki suatu negara,” ujar Asisten 1Ferrydalam rapat koordinasi pengawasan orang asing (Sipora) kemaren di Painan.


Menyikapihal itu, pemkab telah mengeluarkan berbagai regulasiuntuk mengatasi dampak negatif yang ditimbulkanorang asing dan organiasasi masyarakat asing serta lalulintasnya di wilayah RI, sesuai Permendagri Nomor 49 Tahun 2010 tentang Pedoman Pemantauan Orang Asing dan Organisasi Masyarakat Asing.

“Pengawasan orang asing harus dilakukan secara intensif.Mengingat kondisi daerah Pessel yang luas dan memanjang. Pessel mudaha dikunjungi oleh pendatang, maka tim pengawasan orang asing Pessel akan dapat mendeteksi secara dini pelanggaran hukum yang dilakukan orang asing maupun tenaga asing yang bekerja di sini,” ujarnya.


Menurutnya, dalam mengantisipasi kejadianyang berdampak negatifsangat dibutuhkan. Koordinasi bagi aparatur di lingkungan Pemda Pessel, mengingat pesatnya arus globalisasi dan hegemoni politik internasionalyang berdampak terhadap perilaku warga Indonesia.


Dampak negatif yang marak terjadi dewasa ini seperti adanya transaksi narkoba dan penyeludupan narkoba yang dilakukan oleh orang asing.
Selain itu juga perlu diwaspadaimasuknya imigran gelap ke dalam wilayah RI. Apalagi daerah Pessel berada pada garis pantai yang terpanjangdi Sumatera. Hal ini berpotensi akan mudahbangsa asing masuk menyeludup menggunakan kapal laut.


Rapat koordinasi Sipora tersebut sebagai nara sumber, Kepala Kantor Imigrasi kelas 1 Padang Elfinur dan Kasat intel Polres Pessel AKP Andrizal Guci. (mg15)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA