Date Rabu, 23 July 2014 | 18:59 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Peristiwa

Sungaibaringin-Gando Terputus

Jembatan Gantung semakin Hancur

Senin, 26-03-2012 | 13:03 WIB | 688 klik
Jembatan Gantung semakin Hancur

MENUNGGU AMBRUK: Lantai jembatan penghubung Sungaibaringin dengan Jorong Gando,

Limapuluh Kota,Padek—Sebuah jembatan gantung yang berada dekat bendungan warisan kolonial Belanda di Nagari Sungaibaringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dilaporkan semakin hancur sejak sebulan terakhir.


Lantai jembatan penghubung Sungaibaringin dengan Jorong Gando, Nagari Piobang yang terbuat dari kayu, nampak sudah copot, patah dan lapuk. Tidak seorang pun warga yang berani melewati jembatan tersebut.


”Jangankan sepeda motor, pejalan kaki saja tidak bisa lewat di atas jembatan itu,” ujar Asril, 55, pria penjaga bendungan warisan kolonial Belanda yang berada dekat jembatan ketika ditemui wartawan, Minggu (25/3) siang.


Asril mengatakan, selain lantai jembatan yang sudah lapuk, kawat besi penyangga jembatan juga berkarat. "Kalau ingin menyeberang, warga terpaksa menggunakan rakit. Warga menyebarang sepanjang jembatan atau 60 meter," ucapnya.


Wali Nagari Sungaibaringin Bachril Baheram mengatakan, sebelum rusak berat, jembatan gantung jembatan gantung itu menjadi alat penyeberangan utama bagi masyarakat 4 Jorong di Nagari setempat. Baik ke sawah atau ke ladang mereka, yang berada di seberang.


”Kini masyarakat kami sudah takut melalui jembatan yang membelah Batang Lampasi tersebut. Agar tidak terjadi korban jiwa, kita sudah larang para wanita dan anak-anak untuk melewati jembatan tersebut, sampai perbaikan dilakukan,” kata Bachril.


Tokoh pemuda Sungaibaringin Aking R Yunanda mengaku sedih, melihat jembatan di kampungnya dalam kondisi hancur. ”Padahal, masyarakat sudah mengusulkan perbaikan jembatan itu lewat Musrenbang Nagari dan Musrenbang Nagari,” ujarnya.


Aking yang juga wartawan Posmetro Padang (Padang Ekspres Group) berharap, pemerintah daerah dan DPRD memperhatikan jembatan di Sungaibaringin. Harapan serupa disampaikan aktifis Yudilfan Habib.


”Pemerintah daerah, harusnya lebih mementingkan pembangunan buat masyarakat kecil. "Perbaikan jembatan di Sungaiberingin, harusnya diutamakan karena berguna untuk kepentingan rakyat banyak,” demikian Habib. (frv)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA