Date Rabu, 30 July 2014 | 16:03 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Nasional

Daerah Perlu Insentif Petani

Senin, 13-02-2012 | 12:08 WIB | 334 klik

Jakarta, Padek—Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto meminta daerah perlu mengambil kebijakan pemberian insentif bagi petani. Hal ini akan memberikan dorongan sebagai jaminan atas ketahanan pangan yang tengan krisis. Di samping itu, kebijakan insentif merupakan keberpihakan kepada para petani sehingga kesejahteraan mereka menjadi meningkat.


Hermanto mengemukakan itu saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dirut Perum Bulog, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian beserta tujuh gubernur (Jateng, Jatim, Jabar, Sumut, Lampung, Sumsel, Sulsel) yang surplus beras, beberapa waktu lalu.


Lebih lanjut legislator PKS Dapil II Sumbar ini menambahkan, kenaikan HPP (Harga Pembelian Pemerintah) perlu dikaji lebih spesifik agar menetapkan harga keseimbangan yang menguntungkan bagi petani, tetapi tidak memicu gejolak inflasi sehingga dapat menekan impor beras.


”Kalau kita ingin memberikan kesejahteraan petani, maka akan lebih tepat sasaran kalau pemerintah memberikan insentif kepada petani by name by adress. Hal ini akan lebih tepat sasaran,” sebutnya.


Hermanto memberikan apresiasi kepada para gubernur yang telah berhasil surplus beras. ”Kalau dijumlahkan dari tujuh provinsi yang surplus beras ada sekitar 13 juta ton. Persoalannya, beras sebanyak itu di mana keberadaannya? Apakah di petani, tengkulak atau Bulog? Kalau sebagian besar beras adanya ditengkulak, maka Bulog jelas akan kesulitan,” paparnya.


Ia menyarankan untuk mendukung target surplus beras 10 juta ton, maka pemerintah perlu mengatasi alih fungsi lahan, kelangkaan pupuk, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, penyediaan bibit baru dan mempercepat pencetakan sawah baru. (rdo)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA