Date Rabu, 23 July 2014 | 04:42 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Jalan Solok- Singkarak Rusak Kerusakan Capai Belasan Kilometer

Senin, 09-01-2012 | 12:51 WIB | 326 klik
Jalan Solok- Singkarak Rusak Kerusakan Capai Belasan Kilometer

Belum ada solusi: Ruas jalan Solok-Singkarak yang terus memburuk. Pemprov dan Pe

Solok, Padek—Jalan lintas Sumatera Solok-Singkarak kian buruk. Lubang menganga berukuran besar hiasi jalur tersebut. Tak jarang para pengendara motor maupun mobil mengeluarkan sumpah serapah saat berlalu-lalang karena kesal dengan kondisi jalan.


Buruknya kondisi badan jalan Solok-Singkarak itu disinyalir sebagai dampak diberlakukannya kebijakan penutupan jalur Solok-Padang melewati Sitinjaulaut pada penghujung 2011 lalu, sekaitan berlangsungnya proyek pembangunan jalan.

Kendaraan tujuan Solok-Padang terpaksa melewati Solok-Singkarak mengitari Padangpanjang, Lembah Anai. Kendaraan roda enam, angkutan umum, bahkan mobil pribadipun akhirnya tumpah ruah memadati jalur alternatif tersebut.

Namun membludaknya ruas Solok-Singkarak, ternyata berdampak buruk terhadap kualitas jalan, hingga akhirnya badan jalan kian hancur, lubang-lubang besar menganga dan siap mengintai maut. Kondisi terparah terjadi diberbagai titik, diantaranya di kawasan Tanah Garam Kota Solok, Tanjung Bingkung, Sumani serta Singkarak, Kabupaten Solok. Bila diurai, kerusakan mencapai belasan kilometer.


Diinformasikan sepanjang sebulan terakhir telah berulang kali terjadi kasus kecelakaan lalulintas (lakalantas) akibat jalan tak sehat tersebut, para korban terpaksa mendapat penanganan medis di sejumlah rumah sakit dan puskesmas terdekat. Beruntung sejauh ini para korban tidak berujung maut.


“Jalan Solok-Singkarak tak lagi nyaman, dipenuhi lubang menganga. Meski telah dicoba dihindarkan, tetap saja akan terperosok. Bila turun hujan badan jalan berlumpur, disaat panas malah berselimut debu,” ujar Sofinal,45, salah-seorang pengemudi motor saat melintasi kawasan tersebut.


Menurutnya Pemerintah harus segera turun melakukan perbaikan, sebelum kondisi bertambah parah, korban lakalantas terus berjatuhan. Saking merasa kecewa, tak jarang diantara pengendara mendadak menyumpah dan mengumpat dalam perjalanan karena mereka dihantui ancaman kecelakaan, begitupun memicu emosional antar sesama pengendara yang saling tidak sabaran.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Solok, Fathol Bahri menyebutkan, upaya perbaikan jalan negara itu kewenangan Pemprov Sumbar. (mg9)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA