Date Sabtu, 26 July 2014 | 03:34 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Syahrul: Dana tak Sebanding Jumlah Guru Sertifikasi

Pemko Nunggak Tunjangan Guru

Kamis, 05-01-2012 | 14:00 WIB | 302 klik

Sawahan, Padek—Para guru mendesak Pemko Padang segera mencairkan tunjangan sertifikasi guru. Mereka mengeluh belum menerima dua bulan tunjangan di tahun 2011 dan sebulan tunjangan pada tahun 2010.


“Kami seakan dipingpong saja. Tanya ke Dinas Pendidikan kata Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA). Oleh orang DPKA, jawabannya pun tak memuaskan,” kata salah seorang guru yang minta namanya tak dikorankan kepada Padang Ekspres, kemarin (4/1).


Ia mengingatkan tak ada alasan Pemko menahan dana sertifikasi guru. “Bukannya melunasi sebulan dana sertifikasi pada tahun 2010, justru pada 2011 lalu menunggak lagi 2 bulan, November dan Desember. Begitupun pada tahun 2010, bulan Desember belum dibayar,” katanya.
Para guru itu mengaku tidak tahu alasannya hak mereka belum dicairkan Pemko.


Menanggapi itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Syahrul mengaku belum membayar dua bulan tunjangan sertifikasi guru pada 2011 dan sebulan pada 2010. Alasannya, dana yang tersedia tak sebanding dengan jumlah guru sertifikasi.


Total dana sertifikasi dari pusat ke Pemko Padang Rp 90 miliar. “Jika dibagi 12 bulan, setiap bulannya Pemko membayarkan Rp 7,5 miliar. Kendalanya, jumlah guru sertifikasi selalu bertambah setiap bulan,” kata Syahrul.


Ada satu bulan pembayaran, yakni bulan Desember 2010. Saat ini, kata Syahrul, sisa dana sertifikasi Rp 1,05 miliar.
”Pusat memberikan informasi ke kami, di tahun ini, seluruh pembayaran sisa dana sertifikasi di tahun 2010 dan 2011 akan dilunasi. Saya minta guru sertifikasi bersabar dululah,” katanya.


Syahrul juga mengaku tak tahu persis jumlah guru sertifikasi di Padang. “Makanya, saya tak dapat menentukan secara pasti rata-rata guru menerima dana sertifikasi setiap bulannya,” tukasnya. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA