Date Selasa, 29 July 2014 | 19:43 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Olah Raga

Gambar 3D untuk Fitting Sepeda

Minggu, 01-01-2012 | 12:54 WIB | 433 klik
Gambar 3D untuk Fitting Sepeda

PRESISI: Sistem fitting sepeda Retul mirip dengan pengambilan gerakan satu figur

KEKUATAN fisik dan strategi saja tidak cukup untuk mengantarkan seorang pembalap menjadi juara di UCI World Tour. Seorang pembalap harus di dukung “senjata” yang hebat untuk menjadi pemenang.

Bagi seorang pembalap sepeda, “senjata” itu adalah sepeda yang dia naiki. Karena setiap pembalap memiliki postur masing-masing yang unik, setting sepeda harus pas dengan postur masing-masing pembalap.


Salah satu teknologi tercanggih untuk men-setting alias fitting sepeda adalah retul fit system. Sistem itu khusus diciptakan untuk menyetel sepeda. Sistem ini mulai populer saat digunakan tim Amerika Serikat untuk menyiapkan sepeda atlet triathlon yang akan diterjunkan pada Olimpiade Beijing 2008. Kini sistem tersebut sudah menyebar ke penjuru dunia.


Salah satu yang menggunakan sistem itu untuk menyiapkan sepeda menjelang UCI World Tour 2012 adalah RadioShack-Nis san-Trek. Pada 7 Desember lalu, mereka mengarahkan dua pembalap andalannya, Frank Schelck dan Andy Schleck, untuk fitting sepeda trek seri Madone 6.9 SSL dengan menggunakan retul.


Fitting sepeda menggunakan retul sangat detail karena sistem itu menggunakan gambar 3D. Cara kerja sistem tersebut adalah pembalap naik sepeda yang akan di-setting yang diletakkan di tempat khusus sehingga tidak bergerak. Tidak seperti sepeda statis, sepeda bisa bergerak ke kanan dan ke kiri persis seperti saat dikayuh di jalan raya.


Pada lengan, siku, bahu, punggung, lutut, dan engkel pembalap dipasang sensor. Sensor tersebut berfungsi merekam gambar gerak pembalap saat mengayuh sepeda. Pengambilan gambar gaya mengayuh pembalap itu mirip dengan pola yang dilakukan untuk merekam gambar gerakan satu figur buat film animasi. Gerakan pembalap yang direkam tadi lantas dievaluasi untuk menentukan setting yang pas.


“Ini benar-benar merupakan evolusi yang luar biasa dalam hal teknologi sepeda,’’ papar Allen Lim PhD, ahli fisiologi olahraga untuk tim Slipstream Pro Cycling. (jpnn)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA