Date Jumat, 25 July 2014 | 20:41 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Maigus: Saya Dibayar Al Haram

Rabu, 23-11-2011 | 11:47 WIB | 345 klik

Padang, Padek—Dua nama baru, pejabat yang berangkat umrah dengan PT Al Haram Islamic Wisata dibeber jamaah. Keduanya, ketua Badan Amil Zakat (Bazda) Kota Padang, Maigus Nasir dan salah seorang staf Kemenag Limapuluh Kota.


“Mereka tidak hanya sendiri, istri mereka juga ikut,” kata salah seorang calon jamaah umroh (CJU), korban Al Haram itu berinisial Y kepada Padang Ekspres, kemarin (22/11).


Sebelumnya, Kepala Bidang Hazawa di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar Japeri Jarap, dan Kabid Perhubungan Udara Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumbar, Herry Zulman juga mengakui pergi umrah dengan PT Al Haram Islamic Wisata.


Sedangkan Gubernur Irwan Prayitno, yang juga berangkat bersama istri dalam rombongan Al Haram, mengaku berangkat dengan biaya sendiri. Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Kawedar membenarkan dua nama itu berangkat dengan jasa PT Al Haram. Untuk memastikan pejabat itu berangkat dengan gratis, penyidik masih mendalaminya. Dalam waktu dekat, masing-masing pejabat itu akan dimintai keterangan.


Saat ini, sebut Kawedar, penyidik masih memeriksa kedua tersangka, yakni Direktur PT Al Haram Islamic Wisata, Herman beserta istrinya Noviyanti.
Selain itu, Ketua Bazda Padang, Maigus Nasir, juga mengakui diberangkatkan PT Al Haram. Dia mengatakan, kepergiannya tidak gratis, tetapi dibayar PT Al Haram untuk memandu 90 jamaah umrah. Dia juga menerima bayaran sebagai pemandu 100 riyal per hari atau setara dengan Rp 450 ribu per hari.


“Saya diminta Herman (tersangka) untuk membimbing 90 jamaah yang diberangkatkan dua kloter. Kloter pertama 45 jamaah dan kloter kedua 45 jamaah. Saya ditugaskan membimbing memandu jamaah,” ujarnya.(di)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA