Date Kamis, 24 July 2014 | 11:27 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Haji Nonkuota Dinilai Ilegal

Selasa, 01-11-2011 | 11:48 WIB | 171 klik

Padang, Padek—Ratusan jamaah haji nonkuota sejak beberapa hari lalu telantar di Arab Saudi. Mereka kata Kepala Bidang Haji, Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Japeri Jarap tidak terdaftar didata pemerintah.

Makanya, pemerintah tidak bertanggung jawab terhadap jamaah tersebut. ”Itu permasalahan sudah lama. Status mereka ilegal, karena tidak mengantongi izin pemerintah,” katanya kepada Padang Ekspres, Senin (31/10) tadi malam. Kehadiran mereka di tanah suci kata Japeri hanya akan membebani kedutaan Republik Indonesia di sana.


Dari seratusan jamaah tersebut, Japeri belum mendapat kabar ada tidaknya jamaah asal Sumbar. ”Saya harap tidak adalah, karena sejak lama kami sudah sosialisasikan kepada masyarakat untuk mendaftar haji melalui lembaga resmi pemerintah,” sebutnya.

Keberangkatan jamaah nonkuota itu, katanya, disponsori pihak-pihak yang berusaha mengeruk keuntungan selama musim haji. Makanya, kata Japeri, ada sanksi tegas kepada pihak-pihak yang melakukan penyelundupan itu. ”Tentu akan diproses, dan diselesaikan melalui jalur hukum,” katanya.


Sementara itu, satu jamaah Embarkasi Padang wafat di tanah suci, Jumat (28/10) lalu. Yaitu, Jamaan Bin Marah, 71, asal Balai Gadang Bawah Bungo, Limapuluh Kota yang wafat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekkah. Ia meninggal akibat gagal sistem pencernaan (profuse bleeding). Jenazahnya dimakamkan di Syara, Mekkah, tempat pemakaman khusus jamaah haji. (mg8)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA