Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 14:15:38 WIB
METROPOLIS

Pelajar SMKN 8 Dikeroyok

Padang Ekspres • Selasa, 25/10/2011 12:22 WIB • (di) • 448 klik

M Yamin, Padek—Perilaku pelajar Kota Padang selalu saja bikin ulah. Setelah heboh aksi demo, kini kambuh lagi aksi tawuran. Lagi-lagi, perkelahian pelajar itu melibatkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).


Kemarin (24/10), tindak kekerasan itu terjadi antara SMKN 5 dengan SMKN 8. Dibantu siswa SMA PGRI 6, belasan siswa SMK N 5 Padang mengeroyok siswa SMKN 8 di depan Quantum, Jalan Damar, sekitar pukul 13.00.


Korban pengeroyokan diketahui bernama Hendra Handika, 18. Perut dan kepalanya lebam-lebam, tangan robek. Beruntung polisi lalu lintas Polresta Padang yang melintas di lokasi kejadian, segera membubarkan kejadian itu. Sehingga, pelajar kelas III yang tinggal di Gang Loko No 3 Pampangan, Kecamatan Lubeg ini, cepat diselamatkan.


Satu dari belasan pelajar itu, berhasil diringkus polantas. Pelajar yang diringkus itu, Ivan, 17, pelajar SMA PGRI 6. Dia kini mendekam di sel Mapolresta Padang proses lebih lanjut.


Pengakuan Hendra kepada Padang Ekspres di Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolresta, ketika itu dia menaiki angkot Pasar Raya via Pampangan di depan SMA PGRI I. Setiba di depan Quantum, angkot berhenti. Kemudian, dua pelajar yang tidak dia kenal, naik ke angkot dan menyeret dia keluar.


Sementara beberapa pelajar lagi, mengelilingi angkot tersebut dan memaksa beberapa penumpang di dalamnya turun, namun mereka tak mau turun.


Setelah diseret turun dari angkot, kata Hendra, belasan pelajar itu langsung mengeroyoknya. Mirisnya, tidak satu pun warga sekitar yang menolong Hendra. “Untung ada pak polisi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian,” katanya.


Menurut Hendra, salah satu pelaku yang ditangkap petugas, adalah teman nongkrongnya. “Selama ini hubungan saya dengan Ivan (pelaku) baik-baik saja. Saya nggak pernah ada masalah dengannya,” ujar Hendra.


Kanit SPK Polresta Padang Ipda Citra Perwita Sari menyebutkan, pelaku pengeroyokan masih diperiksa. “Kami masih mencari pelaku pengeroyokan lainnya. Apa motif pengeroyokan ini, kami belum mengetahui, karena masih dalam pengembangan,” kata Citra. (di)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Selesaikan Pemilu, Jangan Terlena Koalisi

LUPAKAN sejenak hiruk pikuk isu koalisi partai politik. Proses pemilihan umum legislatif 2014 masih berlangsung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan rekapitulasi suara. Rencananya, KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara pada 7 Mei 2014. Proses tersebut pun harus terus dikawal. Sebab, itulah yang nanti menjadi pijakan untuk proses berikutnya, yakni pengisian pejabat DPR dan pemilihan umum presiden (pilpres). Hasil penghitungan cepat memang bisa menjadi pedoman awal. Namun, bukan itu yang berlaku secara nasional.

Perbaiki Layanan RS Ahmad Muchtar

YTH bapak pimpinan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Apa begitu pelayanannya, adik saya masuk rumah sakit pagi jam 9 dan pulang jam 4 sore tapi siangnya tidak dikasih makan. Padahal kami bayar cash. Tolong dijelaskan.

Senin, 21 April 2014

Jadilah Konsumen Cerdas

Parhatian bana kalau ka mambali-bali tuh. Jan sampai takicuah pulo........................................................!

 

Kadis dan Kabid DKP jadi Tersangka

Itulah Pak, jan buang sampah jo sambarangan.......................................!

 

Caleg Nasdem Dilaporkan Money Politic

 Lah ka salasai pemilu ko, banyak nan saliang malapor mah..........................!