Date Kamis, 31 July 2014 | 00:10 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Pelajar SMKN 8 Dikeroyok

Selasa, 25-10-2011 | 12:22 WIB | 325 klik

M Yamin, Padek—Perilaku pelajar Kota Padang selalu saja bikin ulah. Setelah heboh aksi demo, kini kambuh lagi aksi tawuran. Lagi-lagi, perkelahian pelajar itu melibatkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).


Kemarin (24/10), tindak kekerasan itu terjadi antara SMKN 5 dengan SMKN 8. Dibantu siswa SMA PGRI 6, belasan siswa SMK N 5 Padang mengeroyok siswa SMKN 8 di depan Quantum, Jalan Damar, sekitar pukul 13.00.


Korban pengeroyokan diketahui bernama Hendra Handika, 18. Perut dan kepalanya lebam-lebam, tangan robek. Beruntung polisi lalu lintas Polresta Padang yang melintas di lokasi kejadian, segera membubarkan kejadian itu. Sehingga, pelajar kelas III yang tinggal di Gang Loko No 3 Pampangan, Kecamatan Lubeg ini, cepat diselamatkan.


Satu dari belasan pelajar itu, berhasil diringkus polantas. Pelajar yang diringkus itu, Ivan, 17, pelajar SMA PGRI 6. Dia kini mendekam di sel Mapolresta Padang proses lebih lanjut.


Pengakuan Hendra kepada Padang Ekspres di Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolresta, ketika itu dia menaiki angkot Pasar Raya via Pampangan di depan SMA PGRI I. Setiba di depan Quantum, angkot berhenti. Kemudian, dua pelajar yang tidak dia kenal, naik ke angkot dan menyeret dia keluar.


Sementara beberapa pelajar lagi, mengelilingi angkot tersebut dan memaksa beberapa penumpang di dalamnya turun, namun mereka tak mau turun.


Setelah diseret turun dari angkot, kata Hendra, belasan pelajar itu langsung mengeroyoknya. Mirisnya, tidak satu pun warga sekitar yang menolong Hendra. “Untung ada pak polisi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian,” katanya.


Menurut Hendra, salah satu pelaku yang ditangkap petugas, adalah teman nongkrongnya. “Selama ini hubungan saya dengan Ivan (pelaku) baik-baik saja. Saya nggak pernah ada masalah dengannya,” ujar Hendra.


Kanit SPK Polresta Padang Ipda Citra Perwita Sari menyebutkan, pelaku pengeroyokan masih diperiksa. “Kami masih mencari pelaku pengeroyokan lainnya. Apa motif pengeroyokan ini, kami belum mengetahui, karena masih dalam pengembangan,” kata Citra. (di)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA