Date Kamis, 31 July 2014 | 16:26 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Yang Menyalagunakan BOS Bisa Dipecat

Disdik Pessel Ancam Kepsek

Senin, 24-10-2011 | 11:49 WIB | 400 klik

Painan, Padek—Pesisir Selatan (Pessel) merasa berhasil dengan penyelenggaraan dana BOS (Bantuan Operasi Sekolah) selama ini. Terbukti, dari penilaian BPKP, Pessel sebagai satu daerah yang menempati penggunaan dana yang sesuai dengan indikator.


Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pessel, Rusma Yul Anwar meminta prestasi ini dipertahankan. Siapa saja kepsek (kepala sekolah) yang melanggar akan dipecat.


”Saya ingatkan kepala sekolah menggunakannya sesuai petunjuk tepat sasaran. Bila ada kecurangan atau rekayasa laporan, tidak akan diberi toleransi. Sanksinya bisa dipecat,” ungkapnya kepada Padang Ekspres kemarin.


Ada tiga indikator penilaian penggunaan dana BOS yang dinilai BPKP. Di antaranya tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu. Dia meminta harus dipertahankan kembali. Sebab saat ini sudah memasuki pencairan dana BOS tri wulan IV. Alokasi BOS di Pessel sebesar Rp 36,2 miliar. Dana ini untuk tingkat SD sebesar Rp 24,812 miliar, SLTP Rp 11,392 miliar.


Di Pessel, jumlah SD/MI 382 unit dan SLTP 68 unit yang tersebar di 12 kecamatan. Semua kepala sekolah diminta mampu membangun tim solid dalam mengelolah sekolah. Pimpinan sekolah jangan jalan sendiri, sebab akan menimbulkan persoalan yang tidak diinginkan.

”Ini agar pengelolaan sekolah tertib secara administrasi dengan tidak mengabaikan transparansi dan akuntabel. Sebab pengawasan pengunaan dana BOS ini bisa dilakukan oleh semua orang,” ujarnya. (yo)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA