Date Kamis, 31 July 2014 | 14:24 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Irwan: Rumah Rusak Ringan Tanggung Jawab Pemko

Padang Minta Bantu Gubernur

Senin, 24-10-2011 | 11:38 WIB | 183 klik

Sawahan, Padek—DPRD Padang mendesak Gubernur Sumbar Irwan Prayitno segera memberikan kepastian permohonan dana gempa bagi 37 ribu korban rusak ringan. Apabila kepastian permohonan tersebut tidak diberikan secepatnya, DPRD Padang tidak bisa mengakomodir sharing dana untuk korban gempa rusak ringan pada APBD 2012.


”Surat permohanan itu telah kami layangkan awal tahun lalu ke pemerintah provinsi. Kami menunggu kepastian itu. Kalau telah ada, kami tentu bisa mengalokasikan sharing dana yang harus kami siapkan untuk membantu korban gempa rusak ringan ini. Sebab, kini kami tengah membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) 2012,” kata Ketua DPRD Padang, Zulherman, kemarin.


Zulherman mengatakan, sesuai petunjuk teknis (juknis) yang diterima DPRD dalam penyaluran dana gempa, tanggung jawab korban gempa rusak berat dan sedang ditanggung pemerintah pusat, sedangkan rusak ringan ditanggung APBD. ”Dalam juknis, tidak secara tegas dinyatakan itu tanggung jawab APBD kota/kabupaten. Artinya, bisa APBD provinsi dan kota/kabupaten. Jadi tak ada salahnya kalau kami minta provinsi ikut membantu,” ujarnya.


Sekretaris Partai Demokrat itu mengatakan, provinsi tak bisa berlepas tangan dengan persoalan ini. ”Kalau Gubernur tidak mau mendengarkan permohonan kami, tentu kami akan mengadu lagi ke DPRD provinsi,” ucap Zulherman. Wakil Ketua DPRD Afrizal menuturkan, APBD Padang tidak mampu membayar korban rusak ringan.


Wakil Wali Kota Mahyeldi Ansharullah berharap provinsi dapat membantu Pemko dalam merealisasikan pembayaran bantuan untuk korban rusak ringan. ”Tak mungkin kami sanggup menalanginya sendiri,” sebutnya.


Menanggapi itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, sesuai kesepakatan, bantuan rusak ringan ditanggulangi pemerintah kota dan kabupaten. Sedangkan rusak berat dan sedang ditanggulangi pusat dan provinsi. ”Rusak ringan itu tanggung jawabnya kota/kabupaten,” tukas Gubernur. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA