Senin, 21 April 2014 - 20 Jumadil Akhir 1435 H 04:02:31 WIB
PRO SUMBAR

Drs Dian Wijaya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang

Mari Berikan Pendidikan Bermartabat dan Berkualitas

Padang Ekspres • Minggu, 23/10/2011 11:48 WIB • (***) • 2413 klik

Dian Wijaya bersama salah satu koleksi karya lukisnya di Galeri Lukisan miliknya

Berbagai permasalahan menerpa wajah Pendidikan Kota Padang. Mulai dari seringnya siswa tawuran, siswa demonstrasi, hingga belum maksimalnya hasil Ujian Nasional. Di tengah banyaknya permasalahan tersebut, Wali Kota Fauzi Bahar melantik Dian Wijaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang yang baru.

Apa langkah yang akan ditempuh  mantan Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan ini untuk membenahi dunia Pendidikan di Padang? Berikut Petikan wawancara wartawan Padang Ekspres Hijrah Adi Sukrial dengan Dian Wijaya.


Selamat, atas dipercayanya Anda menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota padang. Sekarang, tentu saja tugas berat menanti Anda. Apa permasalahan mendasar dunia pendidikan Kota Padang?


Tidak ada permasalahan di dunia pendidikan Kota Padang. Lihatlah, di kota ini banyak guru-guru berkualitas, tidak sedikit guru kita lulusan S2. Akses kita untuk meningkatkan kualitas guru juga sangat banyak. Kita bisa sharing langsung dengan UNP, FKIP UBH, STKIP PGRI, LPMP, dan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan lainnya.


Kemudian, infrastruktur kita juga sangat memadai. Pasca gempa, sekolah dibangun jadi lebih baik dari sebelumnya. Sekolah juga dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, seperti pustaka, komputer, internet, dan lainnya. Penyebaran sekolah juga bagus, disertai penyebaran guru yang merata.


Jadi, tidak ada alasan pendidikan di sini (Padang, red) tidak bisa berkembang. Tinggal bagaimana pengelolaan semua potensi yang sudah bagus tadi, bagaimana bisa bekerja secara maksimal dan tepat sasaran, sehingga bisa memberikan hasil yang maksimal juga.
Saya sangat geregetan melihat luar biasanya potensi yang ada di Padang.


Apa yang akan Anda lakukan agar potensi yang besar ini bisa memberikan hasil yang maksimal?
Saya akan coba memajukan pendidikan dengan slogan 3T+M. Yaitu, Tertib Fisik, Tertib Personil, Tertib Administrasi dan Keuangan, ditambah Mutu. Tentu saja semuanya bisa dicapai dengan bantuan semua pihak. Termasuk staf, guru, orangtua siswa, dan siswa itu sendiri. Dengan bantuan semua pihak, saya yakin pendidikan di Kota Padang akan lebih maju dibanding saat ini.


Mohon dijelaskan pengertian Tertib Fisik, Tertib Personil, Tertib Administrasi dan Keuangan, serta Mutu yang Anda sebutkan tadi!
Tertib Fisik berarti, situasi sekolah yang membuat siswa nyaman belajar. Misalnya, kelas yang pencahayaannya bagus, pustaka yang selalu buka dan dilengkapi buku bagus, kemudian toilet yang bersih dan wangi, kantin yang sehat dan bersih, serta sarana pendukung lainnya.


Tertib Personil, artinya semua potensi tenaga pendidik yang ada di Padang ini semuanya harus memenuhi standar dan bekerja sesuai standar. Kita harap nantinya tidak ada lagi guru yang masuk kelas tanpa persiapan dan bahan ajar. Selain itu, juga harus ada evaluasi yang sesuai dengan yang diajarkan. Dalam tertib personil ini juga dibarengi dengan disiplin yang tinggi. Tidak ada lagi guru yang datang terlambat dan pulang cepat. Begitu juga staf Dinas Pendidikan.


Sedangkan Tertib Administrasi keuangan artinya, pengelolaam dana yang transparan. Pada hakikatnya, dana yang kita kelola itu adalah dana umat. Ada dana BOS, dana komite, dan dana lainnya di sekolah. Sehingga kita harus bisa meniru manajemen Masjid. Semua pemasukan dan pengeluaran terpampang dengan jelas. Tidak ada yang ditutupi.


Sedangkan mutu lebih kepada pola pendidikan yang dipakai guru dalam kelas. Mutu adalah rohnya pendidikan. Di kelas, guru tidak hanya cukup mengajar, namun juga mendidik. Dan, semuanya harus memperbarui pola pikir, bahwa dalam mengajar dan melayani siswa tidak ada perbedaan. Mindset itu sama dengan niat, artinya semuanya harus memperbarui niat. Setidaknya, tanamkan keikhlasan dalam diri, kemudian, camkan bahwa siswa bukan objek, tetapi subjek.


Menurut Anda, Apa langkah konkrit yang harus dilakukan pihak sekolah. Sehingga tidak ada lagi siswa tawuran, siswa demo, bahkan siswa berbuat mesum, dan membuat video porno?


Tawuran, dan hal-hal negatif lainnya terjadi karena energi siswa tidak tersalurkan secara tuntas pada hal positif di sekolah. Coba kalau energi siswa terkuras habis di sekolah, maka pulang sekolah mereka akan langsung pulang ke rumah dan istirahat.


Selain itu, saya yakin, jika siswa guru lembut pada siswa, maka tawuran akan berkurang. Misalnya, cobalah kita panggil mereka dengan nama masing-masing, atau bahkan dengan panggilan ananda.

 

Semuanya harus memberi contoh pada yang lain. Kepala Dinas Pendidikan memberi contoh pada staf, kepala sekolah, dan guru. Kepala sekolah memberi contoh pada guru, dan guru memberi contoh yang baik pada siswa. Begitu juga dengan orangtua di rumah.


Sedangkan secara teknis, paguyuban guru akan segera berkoordinasi dengan Pol PP dan Kepolisian. Di sana akan dibahas untuk menertibkan siswa yang keluyuran jam sekolah dan tidak langsung pulang ketika pelajaran telah usai. Setidaknya dengan bentuk operasi simpati, yaitu menegur dan membubarkan ada yang berkumpul-kumpul, karena itu yang memicu tawuran. Kemudian, kita maksimalkan peran guru piket. Kalau ada siswa yang keluar pada jam belajar harus izin guru piket. Kalau tidak ada surat izinnya, berarti cabut dan bisa ditertibkan.
Bagaimana dengan siswa yang demonstrasi?


Ya, seperti yang saya sebutkan di atas. Demo terjadi karena siswa ingin diperlakukan sebagai anak. Ada transparansi, komunikasi, demokrasi. Jangan sampai ada perbedaan dalam memperlakukan mereka.


Saya yakin berat untuk merubah yang sudah ada selama ini. namun, saya haqqul yakin bisa. Jika tahun pertama ini ada 25 persen guru yang haqqul yakin bahwa pendidikan di Padang bisa maju, maka kemajuannya akan pesat sekali. Kemudian, diikuti 25 persen lagi tahun kedua. Dalam 4 tahun, Padang bisa menjadi yang terbaik.


Apa harapan dan imbauan Anda untuk kemajuan Kota Padang, terutama dalam memajukan pendidikan?

Mari bersama kita berkomitmen bekerja memajukan pendidikan dengan hati yang ikhlas dan haqqul yakin kita mampu menjadi yang terbaik. Mari bersama kita memberikan pendidikan yang bermartabat dan berkualitas. Pessel saja dengan SDM dan infrastruktur yang tidak sebaik

Padang, bisa menjadi yang terbaik. Kenapa Padang tidak bisa?  

Bagi saya, ada dua yang tidak boleh terjadi di dunia pendidikan. Pertama, anak miskin ditolak dan tidak mendapatkan pendidikan. Kedua, anak berkebutuhan khusus ditolak di sekolah. Kalau itu terjadi, laporkan pada saya.


Berhasil atau tidaknya Dinas Pendidikan seringkali dinilai dari hasil Ujian Nasional. Apa target Anda untuk UN tahun 2012?
Intinya, tuntaskan pembelajaran di kelas, berikan gizi yang cukup pada anak. Kemudian, murid harus jujur, guru harus jujur, semuanya harus jujur. Hanya itu keinginan saya untuk UN tahun 2012 nanti.  


Yang penting proses membentuk kepribadian bekerja keras, jujur, mandiri. Jika itu tercapai, itu lebih baik dari hasil UN nomor satu tapi hasil contekan. (***)

[ Red/Redaksi_ILS ]

Komentar Berita
Sabtu, 29/10/2011 - Jam 19:10 WIB
Semoga memberikan warna yang lebih baik untuk perkembangan dunia pendidikan di Sumatera Barat khususnya Kota Padang...Ø¢ÙÙÙÙÙÙÙ ÙÙا رÙبÙ٠اÙÙعÙاÙÙÙÙÙÙÙ
Dari : doni
Senin, 24/10/2011 - Jam 09:23 WIB
Program yang mantap pak, jujur jujur dan jujur...
mudah2an terlaksana bukan hanya di bibir saja.. amin


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama
*dibutuhkan
e-Mail
*dibutuhkan
Komentar
Security Code

Presiden Baru, Pesawat Baru

AKHIRNYA Indonesia memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 kebiru-biruan itu kini sudah parkir di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Momentum datangnya pesawat kepresidenan itu juga tepat, yakni saat Indonesia menghadapi suksesi kepemimpinan. Pesawat yang memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter tersebut akan dinikmati presiden ketujuh Republik Indonesia.

TNKB Belum Tersedia

Direktorat Lalulintas Polda Sumbar minta maaf atas belum tersedianya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Kalau nanti TNKB sudah dikirim dari Korlantas Mabes Polri, pemilik kendaraan bermotor tidak perlu lagi membeli, sehubungan sewaktu membayar pajak perpanjangan STNK dan kendaraan baru sudah dibayar. Sekaitan dengan hal tersebut seluruh anggota Polantas di Polda Sumbar tidak perlu mempermasalahkan ada TNKB yang mati.

Selasa, 15 April 2014

Caleg Cemas Dicurangi

Indak usah dicamehan lai, Pak.......................!

 

Apoteker masih Terabaikan

Jan lo sampai tebang pilih, Pak.......................................!

 

UN Dipantau CCTV

Tapi baa kok bisa juo siswa caliak kunci jawaban tu, Pak.....................!