Date Rabu, 23 July 2014 | 00:39 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Pemkab Buka Pendaftaran Magang ke Jepang

Rabu, 19-10-2011 | 12:57 WIB | 363 klik

Solsel, Padek—Kabar gembira bagi pemuda asal Solok Selatan. Pemkab setempat melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) hingga kini masih membuka kesempatan mendaftar magang ke Jepang.


Para angkatan kerja yang berminat untuk mengikuti program tersebut, tidak dikenakan biaya alias gratis. Akan tetapi, mesti mengikuti seleksi administrasi dengan syarat dan prosedur yang telah ditentukan. Sekretaris Dinsosnakertrans Solsel Suwirman mengatakan, program magang ke negeri Sakura itu merupakan MoU antara pemerintah Indonesia dan Jepang. Selanjutnya setiap provinsi menyerahkan daerah untuk membuka pendaftaran dan melakukan tes tahap pertama, yakni seleksi admistrasi. Kalau tes ke dua akan dilakukan di provinsi.


”Sampai sekarang kita masih membuka kesempatan bagi yang berminat untuk datang mendaftar ke Dinsosnakertrans,” ungkap Uncu sapaan akrabnya, Selasa (18/10).


Menurutnya, hingga kini belum ada informasi mengenai batasan pembukaan pendaftaran. Uncu memperkirakan, kemungkinan hingga akhir 2011, jadwal pendaftaran masih berlangsung.


Kasi Penempatan TKI Dinsosnakertrans, Tommy Fernandes merinci, syarat-syarat pendaftaran antara lain berusia minimal 20 tahun dan maksimal 26 tahun (per 31/12/2011). Tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan ideal. Tidak boleh terdapat bekas tato, tidak berkacamata, gigi palsu dan belum pernah operasi. Ijazah yang dikantongi adalah lulusan SMK sederajat. Siswa tamatan SMA sederajat juga tetap diberi peluang, tapi dengan syarat pernah mengikuti suatu keterampilan yang diselenggarakan suatu lembaga.


“Misalnya keterampilan otomotif. Untuk kuota penerimaan tidak ada batasan,” terang Tommy.
Sejak pendaftaran dibuka, telah 20 orang mendaftar. Setelah lulus tes tahap pertama, maka berhak mengikuti tes tahap dua yang akan diselenggarakan di Padang. Tes tahap dua mengenai fisik dan kemampuan matematika. Setelah itu, ikut seleksi akhir di Bandung selama tiga bulan. Selama mengikuti tahapan tes, gratis. Bila lulus maka peserta berhak mengikuti magang ke Jepang selama tiga tahun. (sih)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA