Date Selasa, 29 July 2014 | 07:33 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Peristiwa

Baru 1 Kubik Diangkut Petugas di Disperhutbun

137 Potong Kayu Disita

Kamis, 13-10-2011 | 12:25 WIB | 194 klik

Agam Padek—Sebanyak 137 potong kayu atau sekitar 5,278 kubik kayu tak bertuan disita polisi hutan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agam di kawasan hutan lindung Tareh Silayang Jorong Parit Panjang Nagari Lubukbasung, kemarin. Namun, baru satu kubik kayu temuan tersebut diamankan ke kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agam menggunakan truk sewaan.


Kayu disita dari sebuah tanah kosong di tepi sungai Tareh Silayag yang tidak jauh dari permukiman masyarakat di Silayang.
”Selama penyitaan berlangsung tidak ada masyarakat yang mengaku pemilik kayu tersebut,” kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agam, Yulnasri, usai razia, kemarin.


Menurutnya, kayu yang itu tidak masuk dalam jenis yang bisa dikeluarkan surat keterangan asal-usul (SKAU) kayu. Tapi, dia tidak menguraikan jenis-jenis kayu yang disita. ”Namun, saat ini kayu yang sudah diamankan,” kata dia.


Dalam kurun 4 bulan belakangan, hampir 16 kasus kayu hutan lindung. Baik itu, pemilik kayu berasal aparat penegak hukum dan tidak memiliki dokumen yang sah. Kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Agam dan Polres Bukittinggi.


Penyitaan kali ini, kata Yulnasri, penyitaan terbesar sepanjang tahun 2011 yakni 137 potong kayu jenis meranti dan campuran. ”Jika dihitung seluruhnya kayu tersebut sekitar lima kubik lebih. Tinggal di lokasi lebih kurang empat kubik lagi dengan jenis yang sama dan terletak di tepi perairan Sungai Tareh Silayang,” ungkapnya.


Kronologi

Dansatgas Polisi Kehutanan Agam, Yaplis Dt Tumangguang mengatakan razia dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya tumpukan kayu tersusun rapi di pinggir sungai dan menunggu mobil pemilik untuk mengangkutnya. Namun saat petugas mendekati, pemilik kayu tersebut sudah tidak berada di tempat.


”Kita menerima laporannya sekitar pukul 08.00 WIB pagi (kemarin). Ketika dapat informasi itu tim di lapangan langsung bergerak menuju lokasi. Sampai di lokasi Rabu (12/10) pagi pukul 08.30 WIB, saat ditemukan kayu-kayu itu sudah tidak bertuan,” ungkapnya.


Ia mengatakan setelah selesai prosedurnya, pihaknya akan koordinasikan dengan pihak kepolisian guna menindak lanjuti kasus ini. “Yang jelas dalam aturannya terhadap barang temuan kayu tersebut akan dilelang sesuai aturan yang ada,” tukasnya. (mg7)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA