Date Selasa, 29 July 2014 | 15:41 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Berbuat di Jakarta, Diringkus di Bukittinggi

Sopir Pemerkosa Ditangkap

Rabu, 21-09-2011 | 12:45 WIB | 337 klik

Bukittinggi, Padek—Tiga pelaku pemerkosaan RS, 27, karyawati sebuah departement store di atas angkot di Jakarta, ditangkap di Bukittinggi, kemarin (20/9), sekitar pukul 14.30 WIB. Ketiga tersangka pemerkosaan di angkot jurusan Ciputat-Pondok Labu itu, dibekuk tanpa perlawanan oleh tim gabungan dari Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya, Reserse dan Kriminal (Rekrim) Polresta Bukittinggi, dan Reskrim Polda Sumbar.


Ketiganya adalah Andri Wibisono Panjaitan alias Putaw, 18, sopir angkot, ditangkap di salah satu warnet di Simpang Lambau, Bukittinggi. Sehat Arista Panjaitan alias Rocky, 20, dan Batisda Almando Pakpahan alias Sebastian, 19, ditangkap di Grand Rocky Hotel Bukittinggi.


Kabid Humas Polda Sumbar AB Kawedar menyebutkan, ketiga tersangka yang telah buron sejak dua pekan lalu itu, dititipkan sementara di tahanan Polresta Bukittinggi sebelum diserahkan ke Polda Metro Jaya. ”Rencananya besok (hari ini, red) pukul 12.30 baru dibawa ke Jakarta dengan pesawat via Bandara Internasional Minangkabau,” kata Kawedar, tadi malam.


Untuk diketahui, RS diperkosa di dalam sebuah angkot yang dibawa pelaku pada Kamis (1/9) lalu dalam perjalanan dari bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta ke kawasan Pondok Gede, Bekasi.


Sebelum kejadian itu, RS yang sudah mengenal pelaku, membuat janji bertemu Andri di bundaran HI. Lalu, Andri bersama rekannya Yogi, Aris, dan Sebastian menjemput korban menggunakan angkot D.02. Andri berjanji mengantarkan korban ke rumahnya di kawasan Pondok Gede.


Dalam perjalanan, Andri mengajak RS melakukan hubungan suami istri. Namun, korban menolak. Akibatnya, Andri membuka paksa pakaian korban dan melakukan aksi pemerkosaan. Temannya Yogi juga ikut melakukan aksi serupa. Sementara Sebastian memegangi tangan korban, dan Aris mempereteli semua perhiasan dan barang berharga milik korban.


Usai melakukan tindakan bejatnya, pelaku menurunkan korban di perempatan Trakindo, Cilandak, Jakarta Selatan. Hingga sepekan setelah kejadian, Selasa (13/9), korban bertemu Yogi di perempatan Trakindo. Dia kemudian meminta bantuan dua petugas Polantas di lokasi itu untuk menangkap Yogi dan menjelaskan kronologi perkosaan yang dilakukan Andri dan Yogi.


Petugas Polantas pun kemudian menggiring pelaku ke Mapolres Jakarta Selatan untuk diperiksa dan dimintai keterangan. Dalam keterangannya, Yogi mengaku telah memperkosa RS bersama Andri. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA