Date Jumat, 25 July 2014 | 18:17 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Ragam Info

Kumpulan Cerpen yang tak Biasa

Rabu, 06-04-2011 | 09:02 WIB | 384 klik

Nama Yetti A.KA memang sudah tak begitu asing. Apalagi bagi yang menyukai dunia tulis menulis cerpen. Cerpen-cerpen yang dihasilkan berdarah Minang ini memang menarik untuk dibaca. Begitu juga dengan buku cerpen Satu Hari Bukan di Hari Minggu ini. Menurut beberapa orang penikmat cerpen, membaca cerpen ini sama seperti minum jamu, soalnya pahit dulu baru merasakan manisnya di kemudian.


Seperti halnya Sysipus yang dikutuk Zeus mendorong batu ke puncak gunung kemudian menggelinding jatuh, begitu pula dengan cerpen-cerpen Yetti ini. Usaha untuk mengakhiri cerpennya tidak pernah tuntas. Kisah yang disusun dengan narasi yang kuat, selalu dimentahkan lagi dengan akhir kisah misterius-dilematis. Selalu ada pertanyaan yang disisakan. Begitulah ketika kita membaca kumpulan cerpen Satu Hari bukan di Hari Minggu ini.


Setidaknya buku ini bisa mendatangkan inspirasi buat sobeX dalam menulis cerpen. Soalnya dalam buku ini banyak hal-hal menarik kita temui dalam menulis cerpen. Sebagai buku kumpulan cerpen, jelas buku ini membuat kita semakin ingin membaca cerpen Yetti ini. (fresti)
karena gaya cerpen yang dimunculkan Yetti sangat berbeda. (fresti)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA