Date Jumat, 25 July 2014 | 15:56 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Solsel Kekurangan 393 Guru

Senin, 06-05-2013 | 13:31 WIB | 437 klik

Solsel, Padek—Kabupaten Solok Selatan masih kekurangan 393 orang tenaga guru. Kekurangan itu dikarenakan jumlah penerimaan lebih kecil daripada jumlah guru yang pensiun. Menyiasati kekurangan guru, Dinas Pendidikan Solsel dan pihak sekolah memaksimalkan guru honor.

Kepala Dinas Pendidikan Solsel, Fidel Effendi menyebutkan, kekurangan terus terjadi dan bertambah setiap tahun. “Jumlah guru yang pensiun setiap tahun terus bertambah, sedangkan penambahan tidak ada sejak moratorium penerimaan PNS oleh pemerintah pusat dua tahun lalu,” kata Fidel.

Data Disdik Solsel, jumlah guru di Solsel sebanyak 2.285 orang. Dari jumlah itu, guru SD masih kurang 225 orang, SMP membutuhkan 85 orang, SMA 47 orang, dan SMK 36 orang.

Fidel mengaku telah memutasi para guru agar terjadi pemerataan, mengangkat guru sukarela untuk mengisi kekosongan tenaga pengajar.

“Tenaga sukarela ini digaji sekolah. Ada yang melalui dana BOS dan dari komite sekolah,” paparnya.

Menurut Fidel, tidak meratanya penyebaran guru sertifikasi dapat menjadi kendala dalam peningkatan kualitas pendidikan. Apalagi, banyak guru yang mengajar di daerah terpencil minta dipindahtugaskan ke pusat pemerintahan.

“Guru sertifikasi memang belum maksimal dalam upaya peningkatan kualitas dan disiplin. Mereka perlu mendapatkan sosialisasi peningkatan kompetensi dan pembinaan guru,” imbuhnya. (mg20)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA